Pokdarwis Dilatih Manajemen Tata Kelola Destinasi Wisata

TABALONG, SuaraBorneo.com – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan gelar Pelatihan Manajemen Tata Kelola Destinasi Wisata di Taman burung hutan kota kabupaten Tabalong, Sabtu (04/05/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri 50 orang peserta yang terdiri dari beberapa perwakilan pokdarwis, pengelola dan kebersihan dari beberapa destinasi wisata, Disporapar Tabalong, dan komunitas pemerhati kepariwisataan.

Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Ida Saptika Dewi kegiatan ini adalah untuk memanajemen tata kelola destinasi wisata yang mana kami menyampaikan peran Pokdarwis.

Ida Saptika Dewi berharap peran pokdarwis sebagai penggerak masyarakat disekitar pariwisata mendapatkan penghasilan agar ekonomi masyarakat sekitar meningkat.

Ida juga menjelaskan Bagaimana cara Peserta menerima tamu dengan baik, melayani dan pelayanan yang lebih baik lagi sehingga bisa bersaing dengan destinasi yang ada di luar kalimantan Selatan,” terangnya saat ditanya mengenai pemahaman apa yang disampaikan kepada peserta

Untuk potensi wisata di Kabupaten Tabalong ini sangat luar biasa tidak kalah dengan provinsi lain,”tambahnya

Kita lebih kepada pemberdayaan masyarakat

Dengan adanya kegiatan ini kita lebih menguatkan lagi bagaimana menata destinasi dan manajemen seperti apa sehingga kita tidak kalah dengan destinasi yang ada diluar kalimantan Selatan.

Salah satu dukungan dari pemerintah provinsi adalah pembinaan masyarakat, dalam waktu dekat juga akan membantu pembangunan toilet dan ruang ganti di air terjun lano serta ada beberapa program yang akan memebantu semua objek pariwisata yang ada dikalimantan selatan sesuai dengan dana yang terakolasikan pada dinas pariwisata kalimantan Selatan,”jelas Ida

Di lain tempat Arianto waney Narasumber acara mengatakan informasi yang diberikan pada peserta salah satunya adalah tahun kunjungan wisata kalsel yang sudah dicanangkan pemerintah daerah berupa Visit Kalsel 2020

“Jadi setiap kabupaten kota harus memepersiapkan diri dengan kesiapan destinasi, sarana, dan manusianya SDM harus di persiapkan,” jelasnya

Saat diskusi Arianto melihat antusias masyarakat luar biasa terutama dari pokdarwis yang mana terlihat dari beberapa pertanyaan baik itu dari tempat legal pariwisata, dan yang lebih dominan pengembangan SDM nya.

Untuk pengembangan destinasi wisata di tabalong tidak lepas dari budaya budaya daerah jadi Jangan pisahkan pariwisata dengan kebudayaan karena itu adalah satu kesatuan yang harus di jaga.

Jadilah orang orang yang sadar wisata kalau ingin mengembangkan pariwisata yang ada di tabalong wajib sadar wisata minimal tahu aman, tahu bersih, tahu bagaimana menyenangkan orang, ramah kepada setiap pengunjung yang datang ke daerah ini merupakan dari pelaksanaan sadar wisata dan program Sapta Pesona,”tambah praktisi wisata itu

Suhaimi salah satu peserta mengatakan penjelasan dari narasumber sangat bermanfaat karena banyak wawasan yang diberikan bagaimana cara tata kelola untuk destinasi wisata yang ada ditabalong dan sangat membuka pikiran untuk bisa mengembangkan lebih jauh agar destinasi wisata yang ada di Kabupaten Tabalong ini jauh lebih maju.tandasnya. (mh-sb)

Check Also

Kabut Asap Makin Tebal, Perlintasan di PLBN Entikong Meningkat

ENTIKONG, suaraborneo.com – Mengingat kualitas udara di wilayah perbatasan RI-Malaysia Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau semakin …