Kapuas Berlakukan Bandwidth Terintegrasi

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas sejak awal Mei tahun ini segera memberlakukan pengelolan bandwith (jaringan internet/intranet) terintegrasi seluruh perangkat daerah yang terpusat pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas.

Kebijakan ini diambil guna mempercepat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus mewujudkan pembangunan smart city secara bertahap dan berkelanjutan.

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kapuas dengan menggandeng Icon Plus serta tenaga profesional bidang Tehnologi Informatika (TI) sejak dua bulan terakhir telah memasang fyber optic sebagai jaringan intranet dan internet untuk seluruh dinas/badan dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas serta memastikan server dapat berfungsi secara baik.

Terungkap dalam rapat yang dipimpin Plt Kadis Kominfo Kapuas Kamis (2/5/2019) siang di Ruang Rapat Bupati Kapuas dan diikuti sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) yang didampingi Tenaga TI PD ini sejumlah aplikasi yang telah dikembangan Kementerian dan digunakan oleh sejumlah PD sangat memerlukan jaringan, server dan tenaga yang memadai.

“Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE bertyujuan agar tata kelola pemerintahansemakin bersih, efektif dan efisien, transparan, akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya yang ditagetkan telah dilaksanakan secara keseluruhan pada tahun 2020,”ucapnya.

Dikatakan, rintisan kerjasama aplikasi E-Kinerja dan E-PAD dengan Pemkab Banyuwangi sudah siap, menyusul Simda Keu dan E-Planning yang sudah dilaksanakan tinggal menunggu untuk diintegrasikan. “Diskominfo telah memulai aplikasi perkantoran Si-Maya dan E-Kinerja Tekon, insyaallah jika sudah siap akan kami bagikan kepada seluruh perangkat daerah.

Dalam waktu segera kami akan melatih Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pembantu dan Tenaga TI PD agar layanan informasi kepada publik secara online atau offline melalui PPID serta Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) semakin maksimal.

Adapun jaringan intra dan internet untuk tahap kedua akan menyasar Kantor Camat dalam wilayah Kabupaten Kapuas,”tegas Suwarno.

Masih ditempat yang sama, Managemen Icon Plus sebagai anak perusahaan dari PT PLN Rundu menyampaikan, siap mengelola bandwidth terintegrasi menuju smartcity, database tertata rapi, reporting mudah mencari data/history cepat serta pengambilan keputusan, pengawasan dan pelaporan yang semakin cepat.

Hal senada dikatakan, tenaga profesional IT Andi, yang akan mendukung kinerja Pemerintah Kabupaten Kapuas.

“Jika pengalihan ke Icon Plus memerlukan penyesuaian IP maupun DNS agar pemanfaatan jaringan sebagai media upload, download, menggali informasi maupun berkomunikasi melalui dunia maya tidak terkendala,” katanya. (hmskmf/ujang/ery-SB)

Check Also

BPPRD : Dua Bingo Tak Pernah Bayar Pajak

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dua arena permainan ketangkasan Bingo di Kelurahan Barimba dan Hampatung Kecamatn …