Tim Gabungan Temukan Barang Tak Layak Konsumsi

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2019 Pemerintah Kabupaten Kapuas yang melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop) melakukan pengawasan barang beredar (bahan makanan).

Pengawasan ini dilaksanakan secara gabungan yang melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palangka Raya, Polres Kapuas, Dinas Kesehatan, Bappeda, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Kecamatan Selat, Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas. Pelaksanaan pengawasan dilaksanakan Kamis dan Jum’at (16-17/5/2019).

Lokasi tersebut diantaranya Gudang Distributor PT Indomarco Adi Prima, Toko Awi, Toko Harus Jaya, Toko Hidayah, Toko Lina, sekitaran Pasar Blok R, Indomaret Cilik Riwut, Hypermart Citimall, Pasar Wadai kawasan Masjid Al Mukarram Amanah dan beberapa distributor gudang makanan lainnya.

Kepala Disperindagkop Dan UKM Kabupaten Kapuas, H Suparman menerangkan, kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahunnya menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri untuk mengantisipasi beredarnya bahan-bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna tekstil dan lainnya serta barang-barang yang tidak layak edar baik karena rusak ataupun kadaluarsa.

“Kita harapkan dengan adanya kegiatan ini ada rasa aman dan nyaman di seluruh masyarakat yang ada di Kapuas untuk bisa menggunakan produk-produk makanan yang sesuai dengan label yang telah ada bahwa barang tersebut layak untuk dikonsumsi, tidak kadaluarsa,” ucapnya.

Untuk hasil sidak, H Suparman mengungkapkan, bahwa ditemukan sejumlah makanan yang rusak, tidak layak konsumsi dan kadaluarsa di beberapa lokasi yang telah dicek.

Dijelaskan, hasil dilapangan menemukan sebanyak 27 produk makanan dan minuman kemasan yang tidak layak konsumsi, kemasan rusak dan kadaluarsa di sejumlah lokasi yang telah di sidak, itupun sudah kita amankan, dipisahkan antara yang bisa dikonsumsi dengan yang kadaluarsa.

“Secara keseluruhan para penjual rata-rata telah menyadari betapa pentingnya untuk menjual produk makanan yang aman dikonsumsi bagi masyarakat,”terangnya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat untuk dapat mengenai produk-produk yang ingin dikonsumsi tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada seperti sistem label dan sistem kemasan betul-betul dapat terjamin sehingga konsumen bisa aman untuk kesehatan.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi BPOM Palangka Raya Zulfadli menyampaikan bahwa khusus makanan dan minuman di pasar wadai area Masjid Al Mukarram Amanah telah dilakukan pengujian 35 sample makanan dan minuman dengan hasil semua sudah memenuhi syarat dan tidak ditemukan bahan-bahan yang mengandung boraks, formalin, pewarna yang dilarang seperti metanil yellow, Rhodamin dan semacamnya.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, silahkan mengkonsumsi makanan dan minuman ini untuk berbuka puasa,” imbuhnya. (hmskmf/ujang/ery-SB)

Check Also

PDAM Bandarmasih Masih Mandiri Tanpa Penyertaan Modal dari Pemko dan Pemprov Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai target kinerja dan keterjangkauan pelayanan masyarakat Kota Banjarmasin, PDAM Bandarmasih dikoordinator …