Keluarga Besar PWI Kalteng Gelar Buka Bersama

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar buka puasa bersama di Balai Wartawan (Sekretariat PWI) Palangka Raya, Sabtu (18/5/2019).

Kegiatan rutin buka bersama bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sesama insan pers dan mitra kerja PWI Kalteng.

Hadir Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalteng Dr H Syamsuri Yusuf, Kabag Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalteng Drs H Surian Nor, jajaran Penerangan Korem 102/Pjg, serta undangan lainnya.

Sementara, dari kalangan pers, hadir Ketua PWI Kalteng H Sutransyah, Ketua Dewan Kehormatan Daerah HM Yusuf, Sekretaris H Andi Kadarusman.

Wakil Ketua Bidang Pembelaan Wartawan Sadagori H Binti, jajaran pengurus, anggota keluarga besar PWI Kalteng serta anak-anak Panti Asuhan Budi Mulya Palangka Raya.

Ketua PWI Kalteng Sutransyah, mengatakan, kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap Bulan Ramadan selama 15 tahun terakhir.

Karenanya, pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalteng beserta mitra-mitra kerja yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini.

Ketua PWI menambahkan, buka puasa bersama yang masuk dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan PWI Kalteng ini termasuk aktivitas pembinaan keagamaan di bawah lingkup kerja bidang kesejahteraan.

Disamping, kegiatan keagamaan Islam, PWI secara rutin juga melaksanakan Natal bersama bagi keluarga besar anggota PWI yang beragama Nasrani.

Khusus untuk momentum hari-hari besar keagamaan ini, PWI juga rutin membagikan paket bingkisan yang berasal dari mitra-mitra kerja.

“Kami ucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak yang turut berpartisipasi dalam hal ini,” ucap Sutransyah.

Kegiatan buka puasa bersama keluarga besar PWI Kalteng diisi dengan penyerahan santunan bagi anak-anak Panti Asuhan Budi Mulya.

Tausiyah agama disampaikan Drs H Surian Nor serta ditutup dengan doa dan Shalat Maghrib berjamaah yang dipimpin Dr H Syamsuri Yusuf.

H Surian Nor dalam tausiyah singkatnya menyampaikan, Bulan Ramadan merupakan momentum melatih ketakwaan kaum muslimin dan muslimat kepada Sang Khalik.

Dikatakannya, ciri ketaqwaan yang dapat terbangun dari aktivitas ibadah Bulan Ramadan seperti puasa itu antara lain, terjaganya aktivitas gerak tubuh dari hal-hal negatif.

“Terjaganya lisan dari perkataan yang tidak baik dan terjaganya langkah kaki menuju tempat-tempat yang tidakbermanfaat,” terangnya. (ujang/ery-SB)

Check Also

TP PKK dan Bhayangkari Kapuas Gelar Pasar Murah

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dalam rangka HUT Bhayangkara ke 73, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan …