Dinkes Kapuas, Status KLB Keracunan Naik Jadi Tanggap Darurat Bencana

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo.com – Status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan yang dialami warga Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah menjadi tanggap darurat bencana.

“Dari status KLB naik menjadi tanggap darurat bencana,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Apendi kepada wartawan usai rapat di RSUD Kapuas bersama BPBD dan tim relawan Minggu (26/5/2019).

Dikatakan, terpaparnya warga setelah menghadiri buka bersama di Masjid Nurul Iman Desa Narahan Kecamatan Pulau Petak dengan makanan yang dibagikan 350 kotak.

Sejak Jumat (24/5) hingga sekarang korban terus dirujuk ke rumah sakit setelah mengalami mual, muntah dan pusing.

Sejauh ini, tercatat 90 orang sudah boleh pulang meski belakangan masih ada yang dirujuk kembali ke rumah sakit.

Terkait sampel makanan, lanjutnya, diteliti lebih lanjut oleh BPOM Palangka Raya setelah dilakukan koordinasi pihak Dinkes dan Kepolisian.
Hanya saja, hasilnya baru diketahui seminggu kemudian.

“Sementara untuk penanganan para korban terus dilakukan,”jelasnya.

Data rekam medis RSUD Dr Sumarmo Sosroadmojo Kapuas, hingga Minggu (26/5) menyebut, jumlah korban keracunan masal 290 orang dengan rincian anak-anak 101, dewasa 189, laki-laki 143 serta perempuan 147. (ujang/ery-SB).

Check Also

Pelayanan Rumah Oksigen, Hari Libur Dinsos Tetap Layani Masyarakat

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah sepekan ini memberikan pelayanan …