Pelanggaran Pemilu di Kutim Masuk Persidangan, Terdakwa Akui Coblos Paslon 01 Sebanyak 2X

Suasana ruang persidangan pelanggaran pemilu di Kutim. (Ist)

SuaraBorneo.com, KUTAI TIMUR – Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar sidang perdana dua perkara pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) di Kabupaten Kutim, Senin (27/5/19).

Sidang yang dipimpin langsung Majelis Hakim, Rahmad Sanjaya, Marjani L Diarti dan M Ridwan, mengagendakan tahapan pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi sekaligus pemeriksaan terdakwa.

Terungkap dalam sidang jika terdakwa atas nama Yusuf Rombe sebanyak dua kali menggunakan hak pilih untuk mencoblos pasangan calon (Paslon) nomor urut satu pada katagori Pemilihan Presiden (Pilpres) di dua TPS berbeda.

“Diakui terdakwa saat sidang jika terdakwa mencoblos nomor urut satu dalam Pilpres kemarin,” ungkap Ketua Majelis Hakim sekaligus Kepala PN Sangatta, Rahmad Sanjaya saat ditemui usai sidang.

Selain mengakui memberikan suara pada Paslon 01 terdakwa juga membeberkan jika dirinya memberikan suara pada calon legislatif dari DPRD Kabupaten, Provinsi, DPD hingga DPR Pusat.

“Semuanya ,dari tingkat kabupaten hingga pusat, pengakuannya dia memilih karena satu daerah dan pilihan hati, dari keterangan tidak ada yang menjanjikan atau memberi uang,” terang Rahmad.

Ditambahkan, Sidang perkara pelanggaran pemilu yang menjadi temuan badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kutim itu dijadwalkan kembali akan digelar pada hari Rabu 29 Mei 2019 mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan.

“Untuk tahapan selanjutnya pembacaan tuntutan pada hari Rabu, sengaja di percepat ya melihat jadwal waktu sidang pemilu,” ungkap dia. (aha/cik/ra) 

Check Also

Enam Pasangan Bukan Pasutri Terjaring Razia Satpol PP

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dinas Satpol PP Dan Damkar Kabupaten Kapuas kembali melakukan razia di …