Bank Kalsel Gelar Simulasi Uji SOP Penanganan Bencana Jelang Libur Lebaran

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Pentingnya manajemen krisis suatu perusahaan karena pada prakteknya manajemen krisis memberikan respon yang sistematis pada saat terjadinya krisis.

Respon tersebut memungkinkan perusahaan untuk tetap melanjutkan pekerjaan sehari-hari selama krisis sedang dikelola karena bagaimanapun juga krisis tidak dapat menghentikan aktivitas yang sebagaimana mestinya di perusahaan, seperti kegiatan IT harus punya lolasi DRC lain selain di kantor tempat bekerja.

Kantor Pusat Bank Kalsel gelar simulasi penanganan bencana yang dipimpin langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, Kadiv Umum, Deny Aham dan Kadiv Manajemem Risiko, Teguh Sutriono, untuk menguji SOP penanganan bencana di kantor sekaligus dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 hijriah, Rabu kemaren (29/5/2019) di Kantor Utama Bank Kalsel jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin

Agus Syabarrudin, menyampaikan, “Alhamdulillah dari hasil simulasi, ternyata butuh waktu 10 menit untuk evaluasi karyawan ke titik pertemuan di lapangan parkir,” ungkapnya.

Agus menambahkan, “Dan masih harus dipersiapkan kembali “warden” setiap lantai dan mengaktifkan serta melengkapi Call Tree yang sudah ada,” bebernya. (*/ad-sb)

Check Also

IKWI Kalteng Gelar Musprov dan Syukuran HUT ke-58

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Bersamaan dengan pelaksanaan Konferensi VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah …