PP Muhammadiyah Resmi Tunjuk Ahmad Syarii Lanjutkan Jabatan Yamin Muchtar

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menunjuk Dr Ahmad Syarii sebagai Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah.

Diketahui, Dr Ahmad Syarii sebelumnya menjabat Wakil Ketua dipercaya menduduki posisi Ketua, melanjutkan tugas pejabat terdahulu Drs HM Yamin Muchtar Lc.

Penunjukkan itu didasari Surat Keputusan (SK) nomor: 157/KEP/I.0/D/2019 tentang Pengangkatan Ketua dan Perubahan Anggota Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng periode 2015-2020 tertanggal 18 Ramadan 1440H/22 Mei 2019.

SK tersebut dikeluarkan PP Muhammadiyah untuk menindak lanjuti kekosongan jabatan Ketua PWM Kalteng periode 2015-2020, setelah Yamin Muchtar menanggalkan jabatan karena mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu, April 2019.

Pasca-melepas jabatan sebagai Ketua PWM Kalteng, Yamin Muchtar kemudian merekomendasikan tiga nama calon penggantinya sesuai amanat peraturan kepada PP Muhammadiyah.

Ketiga nama itu, antara lain, Abu Bakar, Abdul Kadir, dan Ahmad Syarii. Ketiga nama tersebut lantas digodok PP Muhammadiyah melalui beberapa rapat pembahasan hingga diputuskan Ahmad Syarii dianggap paling layak meneruskan kepemimpinan PWM Kalteng di periode kepengurusan tersisa.

Selanjutnya, sesuai prosedur internal organsiasi Muhammadiyah, posisi jabatan Yamin Muchtar kemudian bergeser menjadi Wakil Ketua PWM Kalteng.

Dikonfirmasi media, Senin (17/6/2019), di Palangka Raya, Ahmad Syarii membenarkan, perihal pergeseran posisi di kepengurusan PWM Kalteng itu.

“SK PP Muhammadiyah baru kita terima 3 hari lalu (14 Juni 2019). Dalam waktu dekat pengurus mengagendakan rapat untuk membahas hal-hal terkait perubahan ini, sekaligus sebagai bagian dari konsolidasi,”katanya.

Mantan Ketum Sekolah Tinggi Agama Islam Palangka Raya (sekarang IAIN) itu menyebut, kepercayaan menduduki jabatan Ketua PWM Kalteng di periode kepengurusan tersisa ini merupakan amanah yang wajib dijalankan dengan baik.

“Ini merupakan amanah, tentunya kita harus siap menjalankannya,”sebut pria yang juga pernah memimpin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng tersebut.

Namun begitu, secara umum tidak ada perubahan signifikan dalam kiprah PWM Kalteng. “Tugas kami melanjutkan program kerja kepengurusan periode 2015-2020 yang telah terjadwal,”sebutnya.

Adapun, program kerja tersisa yang telah tersusun untuk dilaksanakan itu, diantaranya, pelaksanaan pertemuan PWM regional se-Kalimantan, pembentukan pengurus wilayah baru di beberapa daerah, pelaksanaan Musyawarah Wilayah tahun 2020, dan Muktamar tahun 2020.

“Di internal organisasi, kita juga melanjutkan program penyempurnaan posisi kepengurusan di 13 pengurus wilayah yang ada,”pungkas mantan Ketum Badan Koordinasi HMI regional Kalimantan itu. (ujang/ery-SB)

Check Also

Satu Buah Rumdin Komplek Eks RS Lama Dilalap Api

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Warga Kapuas dibuat geger menyusul terjadinya kebakaran sekitar pukul 13.50 Wib …