Polisi Tangkap Pelaku Persetubuhan Anak

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kepolisian Sektor Kapuas Barat Kabupaten Kapuas berhasil menangkap terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur inisial TR (34).

Kapolres Kapuas, AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Barat, Ipda Eko Sutrisno dikonfirmasi wartawan membenarkannya, kemarin.

Dikatakan, pelaku dijerat Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016.

Perubahan atas Undang- Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak KUHPidana.

“Penangkapan terhadap terlapor berdasar laporan polisi tanggal 20 Juni 2019,”terangnya.

Kronologis kejadian, jelas Kapolsek, berawal korban SK (12) sekitar bulan Juni 2019 tanggal lupa dihubungi terlapor melalui HP.

Korban diajak bertemu di pinggir jalan sekitar kawasan Perkebunan Sawit PT LAK di Desa Basuta Raya.

Dengan bujuk rayu, korban akan dinikahi dan dipaksa melakukan hubungan intim sebanyak 1 kali. Sekitar satu minggu perbuatan kembali dilakukan terlapor.

Namun, dibawah ancaman korban pun pasrah. Bahkan, Jika tak mau melayani persetubuhan disebar lewat HP.

Persetubuhan, dilakukan berulang kali dengan lokasi berpindah pindah baik di dalam rumah maupun lokasi perkebunan.

Mengetahui hal itu, lanjut Kapolsek, orang tua korban keberatan dan melaporkan ke polisi. “Selain terlapor diamankan barang bukti Karpet Bludru ukuran 4×4,” terangnya. (ujang/ery-SB)

Check Also

Kejari Kandangan Gelar Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59

KANDANGAN, SuaraBorneo – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kandangan menggelar kegiatan dalam rangka peringati Hari Bhakti Adhyaksa …