Selama TMMD ke-105, Tentara Bukan Superhero Tapi Harus Bekerja Super

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Berbekal semangat untuk berbhakti kepada masyarakat, itulah yang membuat seorang prajurit dituntut bisa melakukan pekerjaan sekalipun di luar dari ilmu formal yang dikuasainya.

Tak hanya jago tembak, prajurit juga harus jago dalam membantu rakyat mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Tergambar dari suasana TMMD ke-105 Kodim 1007/Banjarmasin yang dilaksanakan di Kuin Kacil Kec. Banjarmasin Selatan.

Tampak personil Kodim 1007/Banjarmasin sibuk merancang pembangunan jembatan bersama-sama masyarakat setempat. Kuin Kacil merupakan salah satu wilayah terluar di kota Banjarmasin yang masih mengalami keterbatasan akses.

Tempat ini merupakan daerah dataran rendah yang di kelilingi oleh sungai dimana saat-saat tertentu air sungai naik & lingkungan Kuin Kacil sebagian besar terendam air. Oleh karena itu dalam TMMD Ke-105 ini titik berat pengerjaan memang pada konstruksi jalan & jembatan yang sangat diperlukan warga dalam kegiatan sehari-hari.

“Tentara itu ilmunya adalah bertempur, tapi kita sekarang mengabdi di satuan teritorial otomatis kita bertempurnya dengan permasalahan yang dihadapi rakyat” ujar Danramil Banjarmasin Selatan Mayor Inf Sudjiono.

“Makanya tentara itu harus bisa ngerjakan pekerjaan-pekerjaan super walaupun bukan superhero” tambahnya sambil tertawa.

Memang banyak tantangan yang dihadapi dalam TMMD Ke-105 ini, sama seperti TMMD sebelumnya yang pernah dilaksanakan.

Kondisi alam & posisi target pengerjaan menjadi faktor utama kendala dihadapi. Namun bagi TNI kendala adalah tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan. Tak ada kata mundur apalagi menyerah selama TNI manunggal bersama rakyat. (*/ad-sb)

Pekerjaan-pekerjaan super akan selalu dihasilkan bila TNI selalu bersama-sama rakyat.

Check Also

Konferensi PWI Kalteng, Terbaik Se-Indonesia, Haris Sadikin Ungguli Hairil Supriadi

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Konferensi VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah terselenggara …