Diketahui Gantung Diri, Celana Agus Ditemukan Bercak Air

Foto Ilustrasi

KATINGAN, SuaraBorneo – Warga Desa Telok, Kecamatan Katingan Tengah, Katingan, Kalteng, dini hari geger. Pasalnya Agus (27) warga Jalan Bawi Ota RT 001 Desa Telok, nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban pertama kali ditemukan oleh istri korban Yuli (24) sudah dalam keadaan tergantung di pohon duku belakang rumahnya.

Polsek Katingan Tengah, Polres Katingan, setelah menerima informasi dari masyarakat segera mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), sesampainya di lokasi, ketika petugas mencek di TKP, ternyata korban sudah diturunkan oleh pihak keluarga dari gantungan Tali dalam keadaan meninggal dunia Kamis (25/07)

Saat petugas melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban ditemukan pada celana dalam korban terlihat bercak air yang membasahi celana korban yang diduga sperma korban, dan di leher korban terdapat berkas jeratan tali yang dipergunakan korban untuk gantung diri, serta mulut yang mengeluarkan air liur. Dari hasil pemeriksaan luar petugas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan disekujur tubuh korban.

Kemudian petugas mengamankan barang bukti berupa tali plastik tambang warna hitam dengan panjang sekitar tiga meter, pakaian dalam korban ditemukan dalam keadaan basah diduga bercak sperma korban, ember warna putih bekas kaleng cat berisikan beras yang diduga digunakan korban untuk berpijak mengantung dirinya dan sebuah gelas kaca.

Saksi Yuli (24) mengatakan, korban pada malam itu pamit buang air kecil ke belakang rumah. Saat itu korban tidak kunjung kembali dan sekitar pukul 01.00 WIB saksi berusaha mencari, setibanya di halaman belakang saksi melihat korban sudah tergantung di pohon buah duku, karena kaget saksi berteriak dan lari memberitahukan tetangga lain nya tentang kejadian tersebut.

Kapolres Katingan AKBP e. Dharma B. Ginting, SH, SIK, MH, melalui Kapolsek Katingan Tengah Iptu Eko Priono, SH, mengatakan Kepolisian bersama UPTD Kesehatan Tumbang Samaba melakukan visum, bahwa tidak ditemukan adanya unsur kekerasan benda tajam maupun tumpul pada tubuh korban.

“Korban diketahui tidak punya masalah dengan siapapun. Penyebab korban gantung diri diperkirakan depresi karena faktor ekonomi dan tidak memiliki pekerjaan tetap,” terang Kapolsek. (fbri/ad-sb)

Check Also

Semarakkan HJK ke-74 Kodim 1007/Bjm Gelar Bhakti sosial

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Bertempat di halaman kantor Kecamatan Banjarmasin Utara Jl. HKSN Alalak Utara Kodim …

error: Off