8 Orang WNI Digagalkan Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns ke Malaysia

ENTIKONG, suaraborneo.com – Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns menggagalkan pengiriman delapan WNI yang diduga akan dijadikan tenaga kerja non prosedural ke Malaysia.

Ke delapan WNI tersebut yaitu Jumaas (43) warga Nusa Tenggara Timur, Alu Dading (44) warga Nusa Tenggara Barat dan enam warga Sulawesi Selatan masing-masing Sumarki (20), Dimas (25), Ica (24), Juna (28), Ican (19) serta Amirudin (42).

“Ketika ditemukan mereka lagi mau menyeberang ke Malaysia. Mereka diarahkan oleh PND dan ILY untuk lewat hutan di sebelah kiri PLBN Entikong malam-malam buat mengecoh kita,” ungkap Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Mayor Inf. Dwi Agung Prihanto, Jumat (9/8/2019).

Dwi Agung menambahkan, saat diinterogasi ke delapan pria ini mengaku akan ke Malaysia untuk bekerja namun ketika diperiksa mereka tidak membawa dokumen ketenagakerjaan ataupun surat menyurat untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Bahkan dari delapan orang itu hanya dua orang yang membawa KTP.

“Atas temuan ini, pengawasan di hutan yang memiliki jalur tikus maupun jalur pelolosan dari dan ke Malaysia akan kita perketat lagi. Kita tidak mau WNI kita dijadikan tenaga kerja ilegal disana, itu sama saja menjerumuskan saudara sendiri,” tegas dia.

Sementara itu, untuk pemeriksaan lebih lanjut ke delapan calon pekerja migran bersama dua orang yang bertindak sebagai penunjuk jalan diserahkan ke Polsek Entikong. Polisi tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap pihak yang memfasilitasi pengiriman WNI tersebut. (bb-sb)

Check Also

Penangguhan Ditolak, Terdakwa Minta Waktu Jadwal Sidang Dipercepat

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pengacara terdakwa Ali M SH da rekan, seolah tak ingin perjuangannya sia-sia …