Bupati Kapuas, Tak Ada Konflik Warga Yerusalem Hidup Rukun dan Damai

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat menyebut, kehidupan warga Yerusalem semuanya hidup rukun dan damai.

Dari, pengalaman perjalanan ziarah rohani, saya melihat disana sama sekali tak ada konflik dan benturan, apalagi soal agama semuanya memiliki toleransi dan selalu saling harga menghargai.

“Konteks peradaban, Yerusalem kota suci tiga agama di dunia. Di sana ada Islam, Kristen, Yahudi. Paling tabu berbicara soal agama.

Semuanya, saling menghargai dan toleransi satu sama lain,”
terangnya pada pembukaan Pesparawi XVII di Kecamatan Timpah, Minggu (11/8/2019) malam.

Orang nomor satu di Kapuas ini menjelaskan, selama ini gambaran konflik antara Palestina – Israel bukanlah persoalan agama, namun, adalah konflik politik dan kekuasaan.

Begitu juga, di Mesir, kendati, warganya mayoritas Islam, disamping minoritas Kristen dan Katolik semuanya hidup berdampingan rukun dan damai.

Untuk itu, ia mengajak warga Kabupaten Kapuas, selalu menjaga kerukunan dan kedamaian tanpa membedakan suku, agama ras dan golongan. “Kita semua saudara,”ucapnya.

Ada hal menarik juga disampaikan, Bupati Kapuas ketika singgah di Dubai.

Dubai, dengan ibu kota Abu Dabi hanyalah padang gurun tak ada SDA, tahun 1970 hingga 1980 an warganya nelayan masih naik Onta.

Jika, dibandingkan Indonesia pada era itu, warganya sudah naik mobil. Namun, tahun 1990 an loncatan luar biasa dilakukan Dubai negara di Uni Emirat Arab ini.

Nah, memajukan pembangunan di negaranya, mereka mendatangkan tenaga ahli dari Eropa. Kini Dubai memiliki gedung-gedung pencakar langit.

Bahkan, gedung pencakar langit di sana salah satunya tertinggi di dunia, termasuk bingkai memakai emas 24 karat.

Apa yang membuat Dubai maju? Bupati melanjutkan, hanyalah gagasan dari seorang warga miskin yang memiliki ide gagasan yang kemudian menggali teluk menjadi sungai, sehingga
Dubai jadi kota perdagangan termaju di dunia internasional dan keamanan negaranya terjaga dengan baik.

“Jadi pentingnya kita terus berupaya membangun Kabupaten Kapuas dengan kerja keras, inovasi serta kreasi. Dengan begitu, apa yang diharapkan Kapuas semakin maju dapat terwujud,” pungkasnya. (ujang/ery-SB)

Check Also

Tersenyum, 14 Orang Pesta Sabu Dituntut Ringan 7 Bulan Rehabilitasi

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Wajar apabila ke 14 Orang terdakwa yang tengah berpesta sabu di gang …