UPZ Bank Kalsel Luncurkan Program Modal Barokah Bagi Ponpes

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Bertepatan moment perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, Bank Kalsel melalui UPZ (Unit Pengumpul Zakat), Bank Kalsel luncurkan program Modal Barakah (Pinjaman Ultra Mikro) di Kantor Pusat Bank Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Kota Banjarmasin, Sabtu kemaren (17/8/2019).
Peluncuran program langsung ditandai dengan penyaluran Modal Barokah (Ikatan Pesantren Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan yang langsung diserahkan Komisaris Utama Bank Kalsel, Ari Bastari didampingi Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarudin kepada Sekretaris Ikatan Pesantren Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Edy.

Agus Syabarrudin saat menyampaikan sambutannya menjelaskan bahwa program Modal Barakah ini ditujukan sebagai bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mengembangkan program pemberdayaan produktif untuk menfasilitasi para pelaku usaha ultra mikro. Fasilitas pinjaman yang disiapkan juga mudah dan tanpa tambahan dan jaminan sehingga tidak memberatkan masyarakat.

Untuk pelaksanaan Modal Barakah dilaksanakan melalui kerjasama komunitas berbasis keagamaan seperti Pondok Pesantren, Majelis Taklim, Masjid dan komunitas lainnya. Pinjaman ditujukan kepada anggora perorangan berbentuk Kelompok Usaha yang terdiri minimal 5 orang dan maksimal 10 orang dengan mekanisme tanggung renteng. Pinjaman dana total sebesar Rp 10 Juta.
Dalam menjalankan program ini UPZ Bank Kalsel selaku penyedia dana mencoba memaksimalkan keberadaan Pondok Pesantren dan komunitas keagamaan lainnya sebagai tempat penyaluran program Modal Barakah (Pinjaman Ultra Mikro).

Dalam tahap awal pengembangan program Modal Barakah ini, penyaluran diserahkan kepada 3 Kelompok Usaha yaitu kepada Ponpes Nurul Hijrah, Ponpes Misbahul Munir dan Ponpes Wali Songo dengan total dana sebesar Rp 30 Juta.
Selain memberi pinjaman, UPZ Bank Kalsel juga akan memberi pelatihan kewirausahaan, pengelola keuangan dan pendampingan kepada para anggota atau pinjaman. Sehingga ke depan para pelaku usaha Ultra Mikro itu bisa produktif menggunakan dana pinjaman yang diberikan. (adv/ad-sb)

Check Also

5 Lahan Sawit di Mempawah, Kuburaya, Ketapang dan Landak di Segel Polda Kalbar

PONTIANAK, suaraborneo.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH …