Korban Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos Harapkan Pulihkan Nama Baiknya

BANJARMASIN,  SuaraBorneo – Raut wajah Noorjanah (korban) warga Jalan P. Antasari, Banjarmasin nampak terlihat kecewa saat ditemui di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Kamis (22/8) siang.

Bagaimana tidak, akibat perbuatan terdakwa Maunah Hayati (30) warga Jalan Kelayan B, gang Mansyur yang telah diduga melakukan perbuatan pencemaran nama baiknya di media sosial pada waktu lalu tersebut, bukan hanya membikin malu namun juga berdampak pada kerugian material.

“Kalau tidak salah pada bulan Nopember 2019 atau sejak beredarnya beberapa postingan foto lengkap dengan nama kita hingga sekarang, yang mana telah diduga bermuatan penghinaan dan atau mencemarkan nama baiknya di media sosial, saya sangatlah merasa dirugikan baik dari segi moral maupun berdampak pada kerugian materil,” katanya.

Dijelaskan, sejak saat itu, para nasabah yang telah menjalin kerjasama dengannya manarik diri atau membatalkannya. “Ada tujuh orang nasabah yang telah membatalkan kerjasamanya, dan hingga sekarang keadaan ekonominya semakin menurun. Ini dikarenakan tercemarnya nama baiknya,” ucapnya.

Namun, sekarang pelaku telah menjalani proses persidangan yang mana akibat perbuatannya tersebut, dan ia mengharapkan hukuman yang diberikan kepada terdakwa agar membuat jera,agar mana tidak mengulanginya lagi.

“Saya mengharapkan kepada para pihak penegak hukum agar memberi hukuman yang seadil-adilnya, sebagai efek jera agar tidak mengulanginya lagi, Dan agar nama baiknya pulih kembali,” ucapnya. (cry/ad)

Check Also

Ketua KONI Kapuas : Cabor Diminta Tertib Administrasi dan Tingkatkan Prestasi Atlet

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kapuas, H Saferaniansyah meminta, …