Jajaran Manajemen Bank Kalsel Hadiri Seminar Nasional ASBANDA di Denpasar Bali

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Kegiatan seminar nasional Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) bertempat di Ballroom Hyaat Regency, pada kesempatan ini pejabat Bank Kalsel dihadiri Komisaris Utama, Ary Bastari, Direktur Utama, Agus Syabarrudin dan pgs. Group Head Business, Fachruddin, Jum’at (23/8/2019) di Denpasar Bali.

Kegiatan dibuka Gubernur Bali, Wayan Koster, merupakan inisiasi dari ASBANDA dalam rangka menggali dan merumuskan rencana program yang tepat Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPD SI) dalam mendorong perekonomian di daerah melalui pemberdayaan UMKM.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya mengatakan, “BPD harus dapat melebarkan pangsa pasarnya baik melalui produk maupun teknologi, sehingga produk BPD juga dapat diterima oleh para kaum muda (millenial). Selain itu kontribusinya terhadap pembangunan daerah masih rendah yang tercermin dari relatif kecilnya pangsa kredik produktif yaitu baru mencapai 26 persen,” ungkapnya.

 

“Tata kelola, sumberdaya manusia, manajemen risiko dan infrastruktur yang belum memadai memicu peningkatan kredit bermasalah segmen produktif. Daya saing BPD masih rendah karena produk dan mutu pelayanan belum memadai,” tambah Wayan.

Berdasarkan kinerja Bank daerah seluruh Indonesia dengan total aset sekitar Rp 765 triliun per Juni 2019 merupakan urutan kelima besar setelah BRI, Mandiri, BNI. BCA merupakan sebuah potensi besar yang harus dirangkai ditengah tantangan kondisi ekonomi global maupun nasional yang masih kurang kondusif.

 

“BPD perlu bertransformasi untuk membenahi kelemahan struktural tersebut dan memperkuat fondasi organisasi agar mampu tumbuh dan bersaing sehingga lebih berperan dalam perekonomian daerah ke depan,” pungkas Wayah Koster. (adv/ad)

Check Also

Pemprov Kalteng Akan Bantu Pembangunan Sarpras di UPR

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Momentum peringatan Dies Natalis ke-56 Universitas Palangka Raya (UPR), pada tahun …