Waspada! lakukan Transaksi Jual Beli Online di Kalsel, 3 Orang Tertipu

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Marak aplikasi jual beli online yang ada di berbagai aplikasi membuat semua orang serasa sangat mudah jika ingin berbelanja tinggal pencet aja terus bayar deh. Namun beda dengan yang satu ini produk julan online berjenis sepeda motor yang di tarik oleh lesing dan di jual kembali atas nama pegadaian dengan harga yang sangat miring, Sabtu (24/08).

Aplikasi jual sepeda motor online ini pertama kali di temukan di aplikasi Instagram dengan nama @lelang_mudah.pegadaian dan disana ada terterah nama alamat lengakp perusaahannya sehingga membuatnya otomatis di percaya.

Selain itu mereka juga sering memposting vidio-vidio pengiriman sepeda motor sehingga para komsumen yang melihat itu percaya bahwa penjualan onlien yang di pakai oleh mereka ini tidak lah penipuan.

Salah seorang korban dari daerah Kapuas, Hairullah sempat membeli sepeda motor di tempat tersebut dan dia bercerita bahwa dia awalnya biasa-biasa saja tidak ada kecurigaan atau pun apa-apa kepada pemilik akun @lelang_mudah.amanah itu.

Hairullah membeli sepeda motor roda dua berjenis matic dengan harga Rp 4 juta dan itu langsung Hairullah transfer dengan harga tukar cash, namun tidak lama Hairullah mendapatkan telpon bahwa Hairullah harus mengirim lagi 2 juta untuk jaminan sebagai surat jalan namun Hairullah tidak mengubis suruhan dari sang penjual tersebut.

Saat berhasil di komfirmasi oleh via whatsapp Hairullah mengatakan “iya benar saya memang pernah membeli sepeda motor disana berjenis matic dengan harga cash Rp 4 juta awalnya saya tertarik kerna harganya sangat murah dan menjaminkan kerna setiap saat postngan di instagram penjual itu selalu update terus dan membuat saya percaya sampai saya mau membeli dengan harga cash 4 juta namun setelah itu dia menelpon saya lagi untuk mengirim ongkos sebesar 2 juta untuk surat jalan dengan jaminan bahwa itu nanti akan di kembalikan tetapi ternyata setelah di transfer mereka malah memblokir whatsaap saya,” beber Hairulah selaku korban penipuan yang uananya habis sekitar 4 jutaan.

Dan saya sendiri pun sebagai pewarta lokal juga sudah menjadi korban dari aksi penipuannya sama seperti Hairullah saya juga tertarik dengan penjualan motor tersebut hingga akhirnya saya mengambil satu buah sepeda motor merk honda dengan harga jual cash 6 juta namun saya mengambil dengan harga credit DP Rp 1 juta.

“Awalnya uang saya kurang untuk DP karena sisi 900 saja untuk DP dan saya ceritakan kepada pemilik akun @lelang_mudah.pegadain tersebut melalui whatsaap bahwa uang saya kurang cuma sisa Rp 900 ribu saja namun dia berkata ya sudah tidak apa-apa kirim saja biat nanti saya bantu proses pengirimannya dan saya transfer uang 900 itu namun ketika itu dia menelpon saya lagi sama seperti Hairullah dengan meminta uang surat jalan sebesar 2 juta dengan jamin uang di kembalikan namun saya tidak ada uang segitu dan saya putuskan untuk jeda dulu pembelian namun pemilik akun @lelang_mudah.pegadain tersebut terus nelpon saya dan berkata saya menipu dengan memngeluarkan kata-kata kasar, dan dia meminta kepada saya ya sudahlah 5 ratus saja kalau tidak ada saya bilang tidak ada unag segitu kalau tidak ada 4 ratus saja dan nanti sisanya saya bantu dana nya sekitar 600 ribu buat km dan saya percaya aja akhirnya saya pinjam uang dengan teman saya sekitar 400 ribu dan saya transfer ketika saya sudah transfer dia minta bukti transfernya saya kirim namun setelah itu whatsaap saya dan instgraam saya di blokir sama pemilik akun @lelang_mudah.pegadaian” tersebut.

Teman adik saya amel juga sempat menjadi korban dan sudah mentransfer uang sebesar 2 juta rupiah dan dia langsung hilang begitu saja dengan memblokir whatsaap dan instagramnya sama seperti yang lain. Hal ini membuat saya terlihat sedih namun ini sudah terjadi apa boleh buat mereka semua yang menjadi korban rata-rata mengiklaskan uang mereka mau lapor kepolisi ya susah juga prosesnya ucap mereka kerna semua sistem uang jika kita melapor namun tidak ada uang laporan kita tidak akan di tanggapi oleh pihak kepolisian dan mereka lebih memilih berbagi cerita dengan awak media. (fbri/ad)

Check Also

5 Lahan Sawit di Mempawah, Kuburaya, Ketapang dan Landak di Segel Polda Kalbar

PONTIANAK, suaraborneo.com – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH …