Pemilik Agen LPG 3 kg Bersubsidi Divonis Dua Bulan Penjara

Drs. H. Hamali (61) dibantu sang istri saat menuju kursi pesakitan

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pihak keluarga terlihat senang, pasalnya, terdakwa DRS. H. Hamali (61) warga Jalan Bhakti nomor 32, Kelurahan Pemurus Dalam, Banjarmasin, yang hadir sidang dengan kondisi yang tidak begitu sehat alias diduga mengalami struk ringan, yang didampingi Pengacaranya Ali Murtadli SH dan rekan tersebut telah divonis ringan yaitu dua bulan penjara, pada saat sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (4/9) siang.

Meskipun dianggap telah terbukti bersalah dengan ancaman lima tahun penjara, namun oleh Majelis Hakim yang diketuai Hj. Rosmawati SH MH dengan didampingi kedua anggotanya Khairul Soleh SH dan Yusuf Pranowo SH MH divonis ringan dengan alasan kondisinya kurang sehat dan telah berumur tua.

Dalam pendapat hukumnya H. Mahali (pemilik pangkalan )terbukti bersalah dengan memperdagangkan LPG 3 kilogram diatas harga eceran tertinggi (HET), yaitu sesuai aturan seharusnya dijual seharga 17.500 ribu rupiah, namun dijual seharga 18.500 ribu rupiah.

Atas perbuatannya tersebut ia dianggap dan diancam pidana melanggar pasal 62 ayat 1 jonto pasal 10 huruf a UURI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Selain itu, dalam putusannya Majelis Hakim terkait barang bukti sama dengan pertimbangan JPU.

Adapun putusan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum Zulkhaidir SH dari Kejati Kalsel, yaitu tiga bulan penjara.

Sementara terkait dalam putusan tersebut kedua belah pihak baik itu tetdakwa melalui Kuasa Hukumnya dan JPU tidak keberatan atau tidak mengajukan banding atau menerima.

Terpisah sementara Jaksa Zulkhaidir SH saat dikonfirmasi tidak melakukan banding dan menerima dengan alasan kondisi terdakwa selain tua juga sakit-sakitan. Dijelaskan,  bila dihukum berat dimana sesuai aturan pasal tersebut ancaman hukumannya 5 tahun. Yang membingungkan, oleh JPU sebelumnya bahwa terdakwa diminta ditahan atau dipenjara walau sebelumnya oleh penyidik ditangguhkan atau tahanan kota.

Untuk sekedar diketahui terdakwa diamankan oleh petugas unit l Subdit l Tipid Indagasi Dit Reskrimsus Polda Kalsel beberapa waktu lalu.

Dan sebelumnya oleh pihak kepolisian terdakwa tidak dilakukan penahanan namun setelah dilimpahkan ke Kejaksaan ditahan. (cry/ad)

Check Also

Dandim 1007/Bjm Ikuti Vicon Bersama Pejabat Jajaran TNI-Polri dan BPBD di Lingkungan Kodam VI/ Mlw

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Menanggapi kasus kebakaran hutan dan lahan dilingkungan Kodam VI/ Mulawarman yang hingga …