Awal Oktober, Band Rock ‘Hiatus Mantra’ Rilis Single Perdana

SuaraBorneo.com – Kabar gembiara nih, buat para pecinta musik rock di tanah air. Pasalnya tahun ini, grup band beraliran rock alternatif ‘Grounge’ asal Kota Malang Jatim bernama ‘Hiatus Mantra’ bakalan meluncurkan video klip single yang berjudul ‘Semoga Tenang’ awal bulan Oktober mendatang.

Selain video klip, Hiatus Mantra juga bakalan merilis audio di berbagai platform digital. Ini juga sebagai bukti bahwa pergerakan musik rock Malang masih ada.

“Kota Malang dulunya dikenal sebagai barometer perkembangan musik rock Indonesia,” tutur Ervan, vocalist serta guitarist Hiatus Mantra.

Erfan menambahkan, single berjudul ‘Semoga Tenang’ adalah single terbaru dari Hiatus Mantra, hasil kolaborasinya dengan Che yang merupakan vokalis dari band Cupumanik dan Konspirasi.

“Lagu ini adalah bentuk dari afirmasi yang bercerita tentang sebuah harapan ketika nantinya kita mengalami proses kematian ada pada kondisi dan dalam keadaan tenang,” Imbuh Ervan.

Sementara itu, video klip digarap oleh Eman Pradita, seorang sutradara film kawakan yang telah banyak mengerjakan video klip dari banyak band ternama di Indonesia seperti Peterpan dan masih banyak lagi.

Penggarapan video klip ini mengambil setting di daerah Bintaro Jakarta Selatan beberapa pekan silam.

Video klip ini menampilkan bentuk teatrikal dua sifat yang berlawanan. Sosok Ervan ditampilkan ‘terkurung’ oleh kemarahan sekaligus harapan yang melebur dengan sosok Che yang berubah menjadi ketenangan.

Video klip ini menyampaikan pesan bahwa dalam kemarahan pasti ada kesabaran yang datang secara bersamaan.

Kabarnya, Hiatus Mantra juga sebelumnya pernah merilis video klip lagu berjudul ‘Konflik’. Lagu ini terinspirasi oleh judul buku ‘Pergulatan Menjadi Diri Sendiri’ karya Kierkegaad yang diunggah di akun youtube Deni Dwi Irawan 2017 lalu.

Melalui single terbarunya ini, Ervan berharap Hiatus Mantra bisa menggugah dan melahirkan gebrakan baru perkembangan industri musik rock di Malang.

Sebagai informasi, group band cadas asli Arema ini mengusung genre rock sebagai warna dasar yang dipengaruhi kuat oleh musik alternatif rock 90-an. Grup ini terbentuk sejak akhir 2017 dengan formasi Erfan sebagai vocal dan gitar, Tewal bagian drum dan Eno sebagai bassist. (*)

Check Also

Peringati Hari Aksara Internasional ke-54 Tingkat Kota Banjarbaru, Diisi Lomba Cerdas Cermat

BANJARBARU, suaraborneo – Peringatan Hari Aksara Internasional Kota Banjarbaru bertempat Halaman PKBM Angkasa jln paramuan …

error: Off