ISKA Indonesia Sanggau Gelar Muscab ke-II Resmi Dibuka Bupati

SANGGAU, SuaraBorneo – Kegiatan Musyawarah Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia Kabupaten Sanggau dihadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi sekaligus selaku Wakil Ketua DPD ISKA Indonesia Provinsi Kalimantan Barat dan juga Dewan Penasehat DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau.

Kegiatan Musyawarah Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana (ISKA) Indonesia Ke-II ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi di ruang Rapat Lantai II Kantor DPRD Sanggau, Jumat (20/9/2019).

Pada kesempatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPD ISKA Indonesia Provinsi Kalbar dalam hal ini diwakili Agustinus Klarus, Ketua DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau, Ir.Yulia Theresia, Vikjen Keuskupan Sanggau, Pastor Riyadi, Ketua Panitia Penyelenggara, Susana Herpena, serta para pengurus ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau.

“Berdasarkan kesadaran dan penghayatan atas panggilan dan tangungjawab, maka sarjana atau cendikiawan Katolik se-Indonesia bersatu dalam wadah pengabdian yang berdasarkan Pancasila sebagai mana tertera dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yaitu ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”Ucap Susana Herpena Ketua Panitia Penyelengara.

“Sesuai dengan identitas intelektual yang mandiri, terbuka, berdaya kritis dan menjunjung tinggi martabat manusia,  sarjana atau cendikiawan membawakan perannya dalam wadah pengabdian dengan memadukan ilmu dengan iman Katolik serta mengamalkannya dengan tepat sebagaimana tertuang dalam pembukaan Angaran Dasar ISKA Indonesia,” jelas Susana.

Selanjutnya, dengan telah berakhirnya masa pengurusan DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau Periode 2014-2016 sesuai dengan surat ketetapan DPD ISKA Indonesia Kalimantan Barat Nomor:02/TAP/DPD ISKA KALBAR/1/2014 Tentang Pengesahan Dewan Pengurus Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau, tanggal 20 Januari 2014, maka pada hari ini kami selaku panitia pelaksana Muscab ke-II ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau mengundang para sarjana atau cendikiawan Katolik yang ada di Kabupaten Sanggau untuk hadir dan terlibat langsung dalam penyusunan dewan kepengurusan yang baru secara demokratis.

“Mengingat telah berakhirnya masa jabatan dewan kepengurusan yang baru, adapun mekanisme pelaksanaan dan pemilihan dewan kepengurusan DPC ISKA Kabupaten Sanggau tetap mengacu kepada AD/ART ISKA Indonesia dan tata tertib sidang yang akan di susun pada saat pelaksanaan musyawarah cabang berlangsung. Adapun tujuan dari kegiatan ini, yakni; pertama, penyampaian laporan pertangungjawaban Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau; kedua, pembentukan tim formatur penjaringan bakal calon dan pemilihan Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau dan ketiga, penetapan hasil pemilihan Dewan Pimpinan Cabang ISKA Indonesia Kabupaten Sangau,” tutupnya.

Ketua DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau Yulia Theresia menyampaikan bahwa organisasi ISKA semakin hari semakin berkembang.

“ISKA sangat mengharapkan partisipasi pengorbanan dari kita semua selaku kepengurusan DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau dan tidak mengharap sepenuhnya dari dana ISKA dalam melaksanakan kegiatan Muscab ini,” harap Yulia Theresia.

Ketua DPC ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau, Yulia Theresia mengajak kepada para kepengurusan ISKA Indonesia Kabupaten Sanggau untuk majukan organisasi tersebut yang bisa membawa Kabupaten Sanggau yang maju dan terdepan.

“Saya ucapkan terimakasih kepada pihak panitia penyelenggara yang sangat aktif dalam membantu kepengurusan lama dalam melaksanakan kegiatan musyawarah Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Kabupaten Sanggau,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa perlu data terkait berapa banyak orang Katolik Sanggau yang sarjana.

“Saya belum punya data, apakah orang Katolik Sanggau sudah banyak yang sarjana. Karena mengingat dengan adanya orang Katolik untuk kelompok intelektualnya bisa membantu Pemerintah dalam hal pembangunan,” kata PH sapaan akrab Bupati Sanggau.

Bupati, Paolus Hadi juga mengatakan bahwa ISKA sendiri harus punya peran untuk terlibat dalam pembangunan daerah dan memberi masukan atau pendapat yang bisa mendorong kemajuan Kabupaten Sanggau.

“Saya berharap bergabung pada organisasi ISKA ini benar-benar tulus dari hati dan jangan sampai mempunyai niat bergabung dengan ISKA ini dikarenakan ada target khusus untuk kepentingan pribadi. Harapan dari saya, cintai dulu ISKA, pelan-pelan pasti akan mengerti apa yang harus dilakukan,” harapnya.

Penulis : Bobirianto Yulianus
Editor : Adi Wiryawan
Sumber : suaraborneo.com

Check Also

Tingkatkan Sektor Pendidikan, PMP2L Dapat Bantuan CSR Bank Kalsel

BANJARBARU, SuaraBorneo.com – Perkumpulan Masyarakat Pertanian, Perikanan dan Lingkungan (PMP2L) yang juga mengelola kursus gratis …