Sarashan Lansia Tingkat Kabupaten Sanggau, Wakil Bupati Ingatkan Tetap Produktif Menjaga Kesehatan

kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot M.Si, Kadis DPM-Pemdes Siron S.Sos, M.Si, Kepala Puskesmas Kec.Bonti Titi Rahmawati,SKM , Ketua GOW Yohana Kusbariah Ontot dan penggerak PKK Bonti dan Jangkang.Kamis,(19/9/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh dinas Kebudayaan dan pendidikan bermitra dengan Pemerintah Desa Kabupaten Sanggau serta dukungan gabungan organisasi wanita GOW kabupaten Sanggau wilayah Kecamatan Bonti,Jangkang dan Noyan.

“Sebagai tuan rumah mengucapkan selamat datang atas kehadiran bapak ibu menyampatkan diri untuk datang kemari dalam rangka sarashan lanjut usia (Lansia) tingkah Kab.Sanggau. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadikan sumber informasi untuk para bapak dan ibu terkait informasi lansia baik dari segi kesehatan dan lainnya,”Ujar Darmikus Heri S.Sos Camat Bonti.

Kepala Dinas DPM–Pemdes Siron S.Sos, M.Si menyampaikan dalam Laporannya yaitu kegiatan di sampaikan adapun dasar hukum dilaksanakannya sarasehan lansia Kab.Sanggau tahun 2019 berdasarkan UUD no 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia dan peraturan pemerintah no 43 tahun 2004 tentang pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia, peraturan menteri dalam negeri no 19 tahun 2011 tentang pedoman pengintegrasian layanan sosial dasar posyandu, peraturan menteri sosial no 19 tahun 2012 tentang pedoman pelayanan sosial lanjut usia, keputusan bupati sang kamu nomor 440 tahun 2016 tentang pembentukan panitia penyelenggara sarasehan lanjut usia kabupaten sanggau tahun anggaran 2019,”Ucapnya Saat sambutan.

“Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan manusia tentang manfaat posyandu lansia kedua sosialisasi dan penyebaran informasi tentang kesehatan khususnya bagi para lanjut usia sosialisasi tentang cara hidup sehat dengan segala keterbatasan atau masalah kesehatan yang melekat pada para lansia, mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan kesehatan di samping meningkatkan komunikasi antara masyarakat dengan lansia, sosialisasi mengenai pentingnya dukungan peran keluarga dan sektor terkaya dalam mendorong minat masuk persediaan manusia untuk mengikuti kegiatan posyandu lansia, meningkatkan derajat kesehatan usia lanjut agar sehat dan bahagia dan aktif di lingkungan masyarakat. Sasaran langsung kelompok theresia lanjut 45 sampai 59 tahun. Kelompok lanjut usia 60 tahun ke atas, sasaran tidak langsung keluarga ditempatkan usia lanjut berada organisasi sosial yang bergerak dalam usia lanjut,”Tambahnya.

“Saya Berharap kepedulian semua pihak sehingga keberhasilan pelayanan bagi usia lanjut menjadi tanggung jawab bersama salah satu ber permasalahannya yang paling mendasar adalah masih rendahnya tingkat pengetahuan kader posyandu baik dari sisi akademis maupun teknis kita ketahui bersama bahwa kadar adalah ujung tombak dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan di posyandu keberadaan kadar menjadi pemutih dan strategis ketika pelayanan yang diberikan mendapat simpati orang miskin dari masyarakat yang pada akhirnya akan memberikan implikasi positif terhadap pelaksanaan kegiatan melalui tembak diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat para lansia untuk terus produktif tetap menjaga kesehatan dan ingat bahwa sehat itu dimulai dari keluarga sehat harus dijaga dengan istilah coaster bersih dan sehat dalam setiap kegiatan di masyarakat selalu berpartisipasi aktif bapak bapak ibu lansia harus tetap menjadi motivasi bagi keluarganya masing-masing dan harus selalu optimis dalam menjalani aktivitas sehari-hari,”Tegas Yohanes Ontot Wakil Bupati Sanggau Saat memberikan Sambutan.

Kemudian Wakil Bupati Sanggau memberikan bantuan sembako kepada para lansia.

Penulis : Bobirianto Yulianus
Editor : Adi Wiryawan
Sumber : suaraborneo.com

Check Also

Paman Birin Hadiri Saprah Amal di Ponpes Al Mursyidul Amin Gambut

MARTAPURA, SuaraBorneo.com – Silaturahmi sekaligus menghadiri kegiatan Saprah Amal yang digelar Pondok Pesantren Al Mursyidul …