Polres Sanggau Ungkap 22 Kasus Dengan 23 Tersangka Operasi Panah Kapuas 2019

SANGGAU, suaraborneo.com – Jajaran Kepolisian resort (Polres) Sanggau berhasil mengamankan 23 tersangka dari 22 kasus dalam operasi panah kapuas 2019 yang digelar selama 14 hari mulai dari tanggal 7 – 21 September 2019.Keberhasilan pengungkapan tersebut disampaikan Kapolres Sanggau AKBP. Imam Riyadi saat menggelar press releas yang digelar di halaman Mapolres Sanggau, Selasa (24/9).

“Sejumlah kasus yang berhasil diungkap diantaranya pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian dengan kekerasan (curas),”Ungkap Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi.

“Dari 23 tersangka, satu dianraranya residivis atasnama Reno. Tersangka ini terpaksa ditembak petugas karena kabur ke dalam hutan dan ke esokan pagi harinya baru ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa karena kehabisan darah,” ujarnya.

“Selain kasus yang diungkap dalam operasi panah tersebut, jajaran Polres Sanggau juga mengungkap kasus – kasus besar lainnya, diantaranya penyeludupan kayu gaharu sebanyak 3 truck, kosmetik ilegal sebanyak 32 kotak merk Tati Scencare dan penyeludupan gula sebanyak 11 karung @50 Kg merk with sugar asal Thailand, 5 kotak sosis ayam merk chiken frankfurt 32 pices termasuk mobil yang digunakan untuk membawa barang – barang tersebut yang kita amankan.

“Masing – masing ada tambahan sebanyak 3 orang tersangka dari tiga kasus itu,” tambahnya.

Kapolres mempersilakan kepada masyarakat yang merasa kehilangan barang – barang berharga miliknya, silakan mengecek sendiri di Polres Sanggau.

“Ini adalah konitmen kami untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah – tengah masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan yang sangat rawan terjadi kejahatan. Kami tidak akan surut menindak para pelaku ini termasuk yang berada di perbatasan,” tutupnya.

Sementara itu, Asmawi warga Desa Penyeladi yang mengaku kehilangan barang – barang berharga miliknya akibat aksi pencurian menyampaikan ucapan terimakasih dan meapresiasikan kepada pihak Kepolisian Polres Sanggau yang telah menangkap pelaku pencurian di rumahnya dan menyelematkan barang – barang miliknya.

“Yang dicuri itu Hp, power bank, resiver dan uang Rp 3 juta. Alhamdulillah barang – barang dan uang saya selamat, terimakasih pak Polisi,” ungkap Asmawi.

Penulis : Bobirianto Yulianus
Editor : Adi Wiryawan
Sumber : suaraborneo.com

Check Also

Peringati Hari Aksara Internasional ke-54 Tingkat Kota Banjarbaru, Diisi Lomba Cerdas Cermat

BANJARBARU, suaraborneo – Peringatan Hari Aksara Internasional Kota Banjarbaru bertempat Halaman PKBM Angkasa jln paramuan …

error: Off