Menyoal Api Unggun, Kapolda Kalbar: Upaya Pengembangan Kecerdasan Kinestesis

SINGKAWANG, suaraborneo.com – Pada kegiatan api unggun siswa Diktuk Bintara Polri Polda Kalimantan Barat, Rabu petang, 2 Oktober 2019, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Haji Didi Haryono SH MH, bersama di alam terbuka ini dalam acara api unggun siswa Diktuk Bintara Polri yang merupakan rangkaian kegiatan out bound dalam mengakhiri masa Dasbhara. Jenderal bintang dua itu menilai, acara api unggun di alam terbuka ini relevan dengan upaya pengembangan kecerdasan kinestesis (gerak tubuh) dan spasial (keruangan).

“Terkait peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan api unggun ini sendiri tentunya bukan hanya merupakan suatu bentuk kegiatan bakar membakar saja, namun lebih dari itu kegiatan ini merupakan sebuah simbol penerangan yang akan memberikan banyak cahaya di tengah kegelapan. api unggun mengandung makna dan pesan moral yang luas serta memiliki aura sakral, wibawa dan penuh rasa khidmat,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Haji Didi Haryono SH MH.

Mantan Waka Polda Kepulauan Riau itu menjelaskan, seperti yang kita ketahui bahwa api memiliki dua sifat yang bertentangan yaitu sifat baik dan sifat buruk atau merusak. Untuk itu pada moment api unggun ini saya berpesan. “Jadilah api yang memiliki sifat baik yang dapat memberikan penerangan di tengah kegelapan dan juga api yang bersahabat kepada masyarakat serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman sehingga nantinya dalam kehidupan mendatang, para siswa akan tumbuh menjadi sosok polisi yang terus memiliki manfaat untuk masyarakat. Namun janganlah sebaliknya, menjadi sebuah api yang justru menghancurkan masyarakat dan selalu memberikan kerugian untuk orang-orang di sekitar kalian,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Haji Didi Haryono SH MH.

Kegiatan api unggun ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat juang yang tinggi laksana kobaran api yang menyala di hadapan kita. Semangat juang ini sangat bermanfaat terutama untuk menghadapi kegiatan long march dengan jarak tempuh kurang lebih sejauh 30 kilometer. “Oleh karena itu, saya menghimbau agar siswa diktuk bintara polri perbatasan dalam melaksanakan kegiatan ini harus konsentrasi, serius dan sungguh-sungguh karena apa yang akan siswa laksanakan bukan kegiatan biasa namun memerlukan ketahanan fisik dan mental yang tinggi,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Haji Didi Haryono SH MH.

Sebagai informasi, acara diwali peninjauan perkembangan pembangunan Sekolah Kepolisian Negara (SPN) di Singkawang. Turut mendampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Drs Imam Sugianto, Ketua PD Bhayangkari Kalbar, Walikota Singkawang, Karolog Polda Kalbar, DirIntelkam, Kabiddokkes Polda Kalbar, Ka SPN Pontianak danKapolres Singkawang.

Penulis : Humas Polda Kalbar
Editor : Adi Wiryawan
Sumber : suaraborneo.com

Check Also

PKS Kalteng Inisiasi Gerakan Keluarga Menanam Pohon

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Kondisi pasca kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di wilayah Kalimantan …