Awasi Distribusi Tabung Gas 3 Kg Disperindagkop dan UKM Akan Keluarkan SE Bupati

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kapuas akan melakukan pengawasan dan distribusi tabung gas melon 3 Kg bersubsidi.

Pasalnya, keberadaan pembagian tabung gas sekarang ini justru tidak merata dan harganya melambung tinggi.

“Sebagai penegasan kita akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati Kapuas mengawasi distribusinya.
Kini tengah disusun dilengkapi dan tanda tangan Bupati,”
kata Plt Kadis Perindagkop Dan UKM Kabupaten Kapuas, Batu Panahan kepada wartawan Rabu (23/10/2019).

Mantan Camat Timpah ini menyebut, berdasarkan ketentuan pertambangan harga tabung gas berdasar HET dari agen Rp 12.500,- dan dijual di pangkalan Rp 17.500,-.

Dikatakan, dalam hal stok adalah kewajiban pangkalan melakukan pembagian. Jika terjadi kenaikan antara Rp 22.000,- hingga Rp 25.000,- masih dinilai wajar.

“Menjadi persoalan harga gabung gas 3 Kg dijual di tingkat eceran kini mencapai Rp 35.000,-. Sehingga membebankan masyarakat,”tandasnya.

Terkait, SE Bupati Kapuas, lanjutnya, nanti disampaikan kepada camat, lurah, kades dan RT serta pihak kepolisian.

Artinya, imbuhnya, dalam hal ini tidak hanya peran pemerintah saja mengawasi distribusi. Semuanya ikut berperan aktif.

“Ketika kemudian ditemukan dan terbukti pangkalan sengaja memainkan harga dan menimbun tabung gas dicabut ijinnya dan dikenai sanksi pidana,” pungkas Batu Panahan. (ujang/ery-SB).

Check Also

Mempererat Silaturahmi, Bank Kalsel Syariah Kandangan Gelar Gathering Dengan Mitra Lembaga Pendidikan

BARABAI, SuaraBorneo – Bank Kalsel Kantor Cabang Syariah Kandangan melaksa nakan “Gathering” dengan mitra lembaga …

error: Off