Rencana Pinjaman Daerah, DPRD Kapuas Usulkan Voting Terbuka

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Ketua DPRD Kapuas Ardiansah menyatakan, terkait rencana pinjaman daerah oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas sebesar Rp 610. 000.000.000, dewan mengusulkan voting terbuka.

“Mekanisme voting terbuka (rapat paripurna) dalam pengambilan keputusan terhadap persetujuan DPRD atas rencana pinjaman daerah itu,”katanya kepada wartawan Sabtu (25/10/2019).

Politisi Partai Golkar ini menyebut, setidaknya
ada lima poin isu krusial di konsolidasi dewan berdasar berita acara kesimpulan rapat gabungan Komisi DPRD Kabupaten Kapuas.

“Sehingga, kami bedah lebih dahulu draft KUA PPAS APBD Tahun Anggaran (TA) 2020. Berita acara kesimpulan tanggal 25 Oktober 2019 ditanda tangani Wakil Ketua DPRD Kapuas, Evan Rahman Sahputra,”jelasnya.

Selain, pinjaman daerah lanjutnya, mendorong percepatan revisi Perbup Nomor 44 tahun 2017 tentang tunjangan perumahan dan uang transportasi DPRD.

Mengusulkan, penundaan rencana penyertaan modal ke PT Bank Kalteng direncanakan di APBD perubahan.

Menyarankan, kepada seluruh komisi agar mencermati dan melakukan cross cek secara menyeluruh terhadap pagu anggaran sementara di tiap SOPD mitra kerja.

Kemudian, mengusulkan dan mendorong penambahan pagu anggaran untuk Sekwan DPRD Kapuas menjadi Rp 40.000.000.000.

“Pembahasan KUA PPAS APBD TA 2020 antara komisi DPRD Kapuas dan SOPD dijadwalkan hingga hari Selasa tanggal 29 Oktober 2019,”ujarnya. (ujang/ery-SB).

Check Also

Dukung Vaksinasi Covid-19, Garuda Indonesia Luncurkan Desain Livery Khusus Armada B737-800NG

JAKARTA, SuaraBorneo.com – Maskapai Nasional Garuda Indonesia pada Jumat (15/1/2021) meluncurkan livery khusus dalam rangka …