Kondisi Sungai Desa Penda Ketapi Diduga Tercemar Limbah Sawit

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kondisi sungai di Desa Penda Ketapi Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas memprihatinkan. Warga menduga buruknya kualitas air sungai akibat tercemar limbah sawit.

“Jika sebelumnya kondisi air sungai nampak bersih kini kelihatan hitam pekat dan seperti bercampur cat,”ujar warga Penda Ketapi kepada wartawan Jumat (1/11/2019).

Dugaan ini menguat setelah warga menelusuri asal usul penyebab pencemaran dari limbah sawit.

Warga menyebut kalau
di wilayah ini beroperasi PBS yaitu PT Lifere Agro Kapuas (LAK).

“Dampaknya parah air kerap berubah seperti warna cat dan kimia. Bahkan kerap menimbulkan bau,”keluh warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kapuas Kusmiati sebelumnya mengatakan warga merasa lingkungan atau sungai tercemar laporkan secara resmi kepada DLH.

“DLH terus melakukan pengawasan terhadap limbah melalui suvervisi ke lapangan,”jelasnya.

Sebelumnya PT LAK membantah limbah dari hasil pengolahan sawit di buang sembarangan. (ujang/ery-SB)

Check Also

Peduli Sesama, Korban Kebakaran di Desa Bungin Balangan Dapat Bantuan

PARINGIN, SuaraBorneo – Sebagai bentuk kepudulian terhadap para korban kebakaran di Desa Bungin, Kecamatan Paringin …