Karantina Pertanian Entikong Lakukan Pemusnahan Barang Ilegal Asal Malaysia

ENTIKONG, SuaraBorneo – Badan Karantina Pertanian Kelas I Entikong melakukan Tindakan Karantina Pemusnahan Media Pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina/Organisme Penganggu Tumbuhan Karantina (MP HPHK/OPTK) yang masuk ke Kalimantan Barat berasal dari Malaysia secara ilegal melewati jalur tidak resmi yakni jalan tikus sektor kiri dan kanan pos lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kabupaten Sanggau. Jumat,(8/11/2019).

Berdasarkan pada Undang Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan pasal 5 yaitu setiap media pembawa hama dan penyakit hewan karantina, hama dan penyakit ikan karantina, atau organisme pengganggu tumbuhan karantina yang dimasukkan ke dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib dilengkapi sertifikat kesehatan dari negara asal dan negara transit bagi hewan, bahan asal hewan, hasil bahan asal hewan, ikan, tumbuhan dan bagian bagian tumbuhan kecuali media pembawa yang tergolong benda lain melalui tempat tempat pemasukan yang telah ditetapkan dilaporkan dan diserahkan kepada petugas karantina di tempat pemasukan untuk keperluan tindakan karantina.

Selain itu Tindakan Karantina Pemusnahan MP HPHK/OPTK karena merupakan jenis yang dilarang pemasukannya, kondisi rusak atau busuk sebagaimana pada Pasal 16 (a) UU No. 16 Tahun 1992.

Setelah dilakukan penahanan dan penolakan, MP HPHK/OPTK tersebut tidak segera dibawa keluar dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau dari area tujuan oleh pemiliknya dalam batas waktu yang ditetapkan, maka MP HPHK/OPTK dilakukan pemusnahan dan Pemusnahan dilakukan dengan cara pembakaran.

“Media Pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina (MP HPHK) dan Organisme Penganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dimusnahkan pada hari ini merupakan hasil tangkapan patroli Badan Karantina Pertanian Kelas I Entikong pada jalur tidak resmi yang biasa disebut jalan tikus di sektor kiri dan kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong Kabupaten Sanggau,” Jelas Drh.Yongki Kepala Karantina Pertanian Kelas I Entikong.

“Selain itu MP HPHK dan OPTK ini juga sebagian hasil tangkapan patroli oleh satuan pengamanan perbatasan RI-Malaysia Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns dan Bea Cukai Entikong yang dilimpahkan kepada Karantina Pertanian Entikong untuk di tangani lebih lanjut karena Pasal CIQS yang ada di Perbatasan Entikong selalu bersinergi,” Tambahnya.

Media Pembawa Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina dan Hama Penyakit Hewan Karantina (MP HPHK/OPTK) yang di musnahkan meliputi bibit durian 2 batang,bibit jeruk 1 batang,bibit karet 2 batang,bibit kelengkeng 6 batang,bibit mangga 3 batang,bibit rambutan 1 batang dengan jumlah sebanyak 15 batang bibit serta buntut ayam 10 Kg dan Sosis ayam 150 Kg dengan total berat 160 Kilogram. (Yulianus).

Check Also

2019 Retribusi Perijinan Lebihi Target

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP) Kabupaten …