Patroli Gabungan di Perbatasan, Cegah Penyeludupan Secara Ilegal

KAPUAS HULU, SuaraBorneo – Untuk mengantisipasi masuknya barang terutama akomoditi pertanian secara ilegal dari luar negeri yakni Negara Malaysia non prosedural diwilayah perbatasan Aruk dan Jagoi Bambang Serta Badau Badan karantina pertanian melakukan patroli gabungan bersama Satgas Pamtas Yanif Raider 301/Pks,Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Ikan, BNPP, P4TKI Dan Polri.

Kegiatan patroli tersebut bertujuan untuk memperketat pengawasan lalu lintas komoditas pertanian secara ilegal.Kepala Karantina Pertanian Entikong, Yongki mengatakan, Karantina Pertanian Entikong akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di setiap wilayah kerja khususnya Wilayah perbatasan.

“Produk pertanian ilegal tidak jelas status sanitasi/kesehatannya sehingga memungkinkan membawa Hama Penyakit Hewan dan Organisme Pengganggu Tumbuhan. Karantina bersama CIQS didampingi TNI dan Polri kedepannya akan terus melakukan patroli gabungan untuk mencegah masuknya produk pertanian ilegal”, ujar Sabas.

Batas negeri merupakan kawasan yang rawan karena merupakan jalur masuk dan keluar komoditas pertanian. Oleh karena itu Karantina Pertanian Entikong berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pencegahan masuknya produk pertanian ilegal, guna melindungi Indonesia dari Hama Penyakit Hewan maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan. (Yulianus)

Check Also

Babinsa Ramil Barat dan Timur Terima Reward dari Dandim 1007/Banjarmasin

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Pada rangkaian kegiatan apel Danramil dan Babinsa tersebar Kodim 1007/ Banjarmasin tahun …

error: Off