Nadjmi Adhani Raih Kembali Dua Penghargaan dari MenpanRB

BANJARBARU, suaraborneo – Dipenghujung tahun 2019, pada Senin (9/12) malam. Sebuah kado istimewa bagi Walikota Nadjmi Adhani kembali meraih dua penghargaan sekaligus dari MenpanRB. Dibidang pelayanan publik di Banjarbaru dan kepedulian warga terhadap kemajuan kota, dengan merespon dan menyelesaikan setiap pengaduan. Penghargaan ke 24 ditahun 2019 yang diterima Pemerintahan Kota Banjarbaru ini sebagaimana dituangkan Nadjmi Adhani di akun FB-nya.

“Malam ini ulun menerima dua penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Bapak Cahyo Kumolo, yaitu:
1. TOP 10 Pengelola dengan Aspek Dampak Terbaik Tingkat Instansi Pemerintah Penyelenggara Pengaduan Pelayanan Publik tahun 2019
2. Top 30 Instansi Pemerintah Penyelenggara Pengaduan Pelayanan Publik

Terima kasih ulun sampaikan kepada kawan-kawan di Dinas Kominfo Kota Banjarbaru dan seluruh Pejabat penghubung di setiap SKPD, Kelurahan, SDN, SMPN dan BUMD serta yang telah sigap dan cepat merespon setiap pengaduan warga melalui aplikasi lapor terkait pelayanan publik di Kota Banjarbaru.

Melalui Aplikasi Lapor, masyarakat bisa dengan mudah bisa menyampaikan keluhan dan melaporkan apapun terkait pelayanan publik di Kota Banjarbaru. Baik di SKPD, kelurahan, sekolah (SD dan SMP) serta BUMD. Kemudian Pejabat Penghubung akan menyampaikan kepada pimpinan unit kerja agar pengaduan tersebut segera diatasi.
Sebagai Walikota, ulun bisa mengetahui secara langsung berbagai pengaduan warga melalui Apliaksi Lapor. Jadi ulun bisa mengambil tindakan langsung melalui kepada unit kerja, sesuai dengan jenis pengaduannya.

Bagi ulun, laporan dan pengaduan warga terkait pelayanan publik di Banjarbaru adalah bentuk kepedulian warga terhadap kemajuan kota, dan menjadi tugas kami untuk merespon dan menyelesaikan pengaduan itu.

Insya Allah semangat kita sama, yaitu untuk Banjarbaru yang lebih baik dan semakin baik lagi. Terima kasih.”

Menpan-RB Tjahjo Kumolo menerangkan, bahwa pemberian penghargaan tersebut sebagai stimulus dalam merealisasikan skala prioritas program Presiden Jokowi-KH Ma’ruf Amin, yakni mengoptimalkan aparatur memberikan pelayanan terbaik dan cepat.

“Cepat mengambil keputusan, membangun inovasi, merespon dengan cepat kalau ada pengaduan-pengaduan masyarakat sekecil apapun dan juga mempercepat proses perizinan. Bapak Presiden menginginkan reformasi birokrasi itu harus sampai ke jantung dan menerapkannya harus sepenuh hati”. Tegasnya. (hrs-bjb)

Check Also

Dampak Covid-19, Anggaran Peningkatan Jalan Status Provinsi di Sanggau Terpangkas

SANGGAU, SB – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar yang dipimpin H Subhan Nur menemui …