Masyarakat Adat Dayak Meratus Sambut Hangat Kunjungan Deny Indrayana

BALANGAN, SuaraBorneo – Dukungan masyarakat kepada bakal calon Gubernur Kalimantan Selatan Prof Dr H Deny Indrayana, tampaknya tak mengenal waktu. Buktinya meski waktu pelaksanaan pilkada masih jauh, namun dukungan terus mengalir kepada mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era Presiden SBY ini.

Terbaru, dukungan didapat Prof Deny Indrayana dari masyarakat pedalaman yang berada di lereng pegunungan Meratus, Kabupaten Balangan Kalimantan Selatan.

Kecamatan Halong sendiri berjarak sekitar 250 kilometer dari Ibukota Provinsi Banjarmasin, atau 25 kilometer dari kota Kabupaten Balangan. Perjalanan menuju wilayah kaki Gunung Meratus ini menelan waktu sekitar 1,5 jam, melintas jalan yang tidak bisa dikatakan mulus dan berkelok.

Infrastruktur seperti jalan yang sangat tidak memadai ini pula lah yang diadukan oleh sejumlah tokoh adat dayak di Kecamatan Halong kepada Deny Indrayana dalam pertemuan Jumat (10/1) malam tadi.


Gopen misalnya, tetuah adat yang membawahi 4 desa di Halong itu mengatakan insfratuktur jalan yang rusak ini merupakan akses penting bagi warga pedalaman, terutama untuk perekonomian. Menurutnya, masyarakat adat dayak kesulitan melewati untuk membawa hasil perkebunan dan pertanian.

“Untuk masyarakat adat Dayak, saat ini masih banyak terisolir di pedalaman, khususnya Halong. Maka kami mengusulkan agar ke depan jalan tembus diperbaiki lagi. Yakni Jl Bantala ke Singayan dan Jl arah Petanges dari Desa Aniungan tembus ke Grogot,” papar Gopen.

Apalagi di sepanjang jalan tersebut menurutnya banyak lokasi yang bisa dijadikan destinasi wisata. “Seperti air terjun enam tingkat yang bisa menghidupi ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Hal sama disampaikan Khairil, tetua adat meratus yang membawahi sembilan desa. Ia mengatakan, banyak potensi di lingkungan warga adat yang kurang diperhatikan. “Ya, maka itu intinya kami ingin adanya perubahan,” kata Khairil yang menjabat tetua adat dari 2005 ini.

Pada kesempatan itu, Deny Indrayana mengungkapkan niat maju sebagai pemimpin Kalimantan Selatan adalah untuk menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat. Berangkat dari niat itu, maka seluruh kebijakan dan program ke depan akan berpihak kepada seluruh kepentingan masyarakat.

“Saya maju untuk menjadi pelayan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian. Sebagai pelayan, tentunya saya akan berupaya keras memberikan pengabdian terbaik,” ujar Deny Indrayana mengawali sambutannya.

Menyangkut aspirasi yang masuk, pakar tata hukum negara itu sepakat bahwa keinginan masyarakat Halung itu juga bagian dari keinginan dirinya. Yakni bagaimana mewujudkan pembangunan infratruktur jalan yang memadai. Lebih-lebih potensi wisata di Halung bisa jadi sumber ekonomi masyarakat.

“Pembangunan memang harus dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. Maka itu, program penguatan infrastruktur sebenarnya sebagai upaya menghidupkan potensi potensi ekonomi yang selama ini belum maksim. Semoga apa yang menjadi cita-cita kita bersama mendapat Ridha dari Allah SWT,” tutup Deny Indrayana.

Selain bertemu relawan dan tokoh adat, pria kelahiran Kota Baru 47 tahun silam ini juga mengunjungi pesantren dan pasar tradisional untuk bertemu masyarakat. (*/ad)

Check Also

Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian di Polres Barito Kuala

MARABAHAN, SuaraBorneo – Tim dari Pusat Penelitan dan Pengembangan (Puslitbang) Mabes Polri mengunjungi Polres Barito …

error: Off