Tak Kenal Lelah, Denny Indrayana Hadiri Kundilan Bershalawat di Balangan

BALANGAN, SuaraBorneo РCalon Gubernur Kalimantan Selatan, Prof Dr. H Denny Indray seperti tak kenal lelah. Pasalnya, baru saja melakukan silaturrahmi dan dialog dengan sejumlah tokoh masyarakat adat dayak di pedalaman Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan pada Jumat (10/1) malam, mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia era Presiden SBY ini mengikuti Kundilan Bershalawat dan tabligh akbar di Desa  Baru Penyambaran Kecamatan Halong, Balangan.

Tablik akbar yang digelar dalam rangka pembangunan Langgar At Taqwa tersebut turut dihadiri para habaib, tokoh di Balangan dan masyarakat luas. Pengajian kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran.

Denny Indrayani sendiri mengaku sangat mendukung kegiatan tablik akbar yang diasuh oleh Habib Haris Fadillah itu. Dia menyebut kegiatan seperti ini merupakan rutinitas sangat positif. Maka dari itu, ia pun mengapresiasi dan selalu menyempatkan diri untuk bisa hadir saat diundang.

“Saya sangat mendukung kegiatan pengajian ini. Apalagi kegiatan ini sudah rutin dan tak pudar dilaksanakan sejak bertahun tahun lalu. Ibu-ibu pun selalu antusias untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Denny Indrayana disela sela acara.

Kehadirannya dalam berbagai acara keagamaan sebagai wujud menjalin silaturrahmi dan bimbingan ulama, tuan guru, serta habaib. “Ke depan harmonisasi antara ulama dan umara. Karena dengan hubungan baik tersebut, Kalsel akan menjadi provinsi yang maju secara fisik dan mental,” terangnya.

Oleh karenanya, di berbagai kesempatan bertemu dengan pendukungnya di daerah, master hukum tata negara itu selalu menyempatkan diri bersilaturahmi dengan ulama. “Selain meminta restu maju sebagai calon gubernur, yang terpenting adalah meminta bimbingan dan masukan beliau-beliau,” akunya.

Sementara itu dalam tausyiah Habib Assegaf menyampaikan ada empat hal yang oleh Rasulullah SAW,  jika seseorang memiliki hal tersebut akan mendapat keselamatan dunia dan akherat. Pertama adalah orang yang memiliki hati yang selamat.

“Hati yang selalu bersyukur atas besarnya karunia Allah SWT yang diberikan kepada hambanya,” sebut Habib Assegaf.

Kedua, adalah lisan yang selalu mengucap dzikir, ketiga, badan yang sabar atas musibah, dan keempat adalah istri yang solikha. “Empat hal tersebut akan menyelamatkan kita di dunia dan akherat,” tegasnya. (*/ad)

Check Also

Dewan Pers Minta SMSI Kawal Pelaksanaan Pilkada

CILEGON, SuaraBorneo – Dewan pers meminta para jurnalis dari perusahaan media massa yang tergabung dalam …