Budak Narkoba Kambuhan Kembali Diringkus Ditresnarkoba Polda Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Polisi terus mengobarkan perang terhadap bandar narkoba di daerah ini. Rabu, aparat kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda Kalsel membekuk pengedar sabu kambuhan.

Polisi menyita dua jenis narkoba yang jumlahnya tidak sedikit. Yakni, 4 paket shabu dengan berat kotor 139,15 gram dan 10 butir diduga ekstasi dengan berat 3,90 gram. Namun, asal-usul barang terlarang itu masih gelap, Rabu (8/1/2020)

“Tersangka bernama Dipo Prawiro Wiyono Alias Dipo (22) warga Jalan 9 Oktober Gg Jamaah II, Kelurahan Pekauman, Banjarmasin Selatan,” ucap Kabag Binopsnal Ditnarkoba Polda Kalsel AKBP Sigit Kumoro.

Tersangka Dipo Prawiro Wiyono Alias Dipo sebelumnya pernah diamankan polisi karena kasus yang sama. Pemuda asli Jawa itu diamankan anggota Polsek Banjarmasin Selatan Februari 2016 silam pada usia 19 tahun, atau tepat ketika itu ia baru lulus sekolah menengah atas.

Dipo kedapatan memiliki 23 butir ekstasi. Kepada polisi, ia mengaku malu kepada teman-temannya karena harus berurusan dengan hukum.

“Malu saya pak. Teman pada kuliah, saya malah ditangkap polisi,” ucap Dipo waktu itu sembari wajahnya ditutupi handuk menahan malu.

Pernah di hukum, Dipo bukannya bertobat. Justru perbuatannya saat ini semakin menjadi. Masa hukuman yang ia jalani di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin rupanya membuat dia banyak bertemu dengan pengedar narkotika kelas atas. Jaringannya pun semakin luas.

Dibuktikan dengan jumlah barang bukti ratusan gram sabu dan ekstasi yang disita polisi dari tangan Dipo. Jika diuangkan, jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

“Dipo sendiri dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas Sigit.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Komisaris Besar Wisnu Widarto mengungkapkan, jajarannya masih mendalami sindikat tersangka. Meskipun petunjuk yang didapat saat ini tidak banyak, dia optimistis bisa menemukan kelompoknya. ’’Beri kami waktu,’’ jelasnya singkat.

Mantan Kapolres Mukomuko, Bengkulu itu mengaku sudah mengerahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Dia berharap menemukan titik terang dalam waktu dekat.

’’Komitmen kami masih sama dengan tahun lalu. Bongkar jaringan narkoba sampai ke akar-akarnya,’’ pungkas Wisnu. (*/ad)

Check Also

Nyaman Beribadah, Bank Kalsel Bantu Renovasi Mushola

BARABAI, SuaraBorneo – Dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan menjadikan …