250 Rumah Gagal Akad di Komplek Grand Purnama 2, Ini Sebabnya

HANDIL BAKTI, SuaraBorneo.com – Sebagai perwakilan asosiasi pengusaha Handil Bakti, Jambi menghadiri acara pisah sambut Camat Alalak, sebelumnya dipimpin M Haris Isroyani, S.Sos digantikan dengan Muhammad Sya’rawi, SSTP, Selasa (28/1/2020) di Kantor Kecamatan Alalak, Jalan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Pada kesempatan awak media melakukan wawancara dengan Perwakilan Asosiasi Pengusaha, Hamli menyampaikan, Saya sebagai maneger proyek dari PT Pesona Purnama Khususnya di komplek Grand Purnama 2, merasa terharu dengan acara pisah sambut Camat lama, Haris dengan kedatangan Camat baru, Sya’rawi.

“Semoga kepemimpinan Camat baru, Alalak menjadi lebih maju lagi, sukses, mudah-mudahan jadi Kabupaten, saya Bupati, Ibu wakilnya,” candanya.

Mengenai perkembangan perumahan, “Memang kita ada kendala kuota, kuota yang terbatas dan persyaratan-persyaratan yang diwajibkan kepada debitur terlalu berat, harus ada 2 tabungan, aplikasi dan macam-macam.

“Sampai saat ini kita ada 250 buah rumah sudah selesai, ada nasabahnya tidak bisa akad, karena ada kendala di Bank, mungkin masalah keuangan mereka kita tidak tau, untuk masalah perizinan kita sudah cukup, cuma persyaratan baru dari Bank harus memiliki tabungan selama 2 bulan, memiliki 2 rekening tabungan selain BTN, diharuskan ada PDAM, sementara kita PDAM kita (Batola) belum siap, kita terbentur disana akhirnya para pengembang dirugikan,” ungkapnya.

Terakhir, Hamli menambahkan, “Kerugian ini sudah berlangsung 4 bulan, sementara yang kita bangun ini peraturan lama, dari 250 orang nasabah tidak semua orang menerima, apalagi ini rumah subsidi, mudah-mudahan informasi ini dapat membantu kami demi nasabah untuk memiliki hunian tempat tinggal,” pungkasnya. (ad)

Check Also

Jago Merah Mengamuk di Teluk Palinget Satu Lansia Tewas

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Warga Kapuas dibuat geger menyusul terjadinya kebakaran di Desa Teluk Palinget …