SRG Lindungi Kepentingan Petani

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Sistem Resi Gudang (SRG) dinilai penting dan strategis. Selain menjaga kepentingan petani juga stabilitas harga.

“Karena itulah gunakan dan manfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana menyimpan hasil pangan,”kata Plt Kadis Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi Dan UKM Kabupaten Kapuas Batu Panahan Selasa (28/1/2020).

Jumat (24/1) pihak Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) melakukan kunjungan kerja ke SRG di Desa Terusan Raya Kecamatan Bataguh Kabupaten Kapuas.

“Kabupaten Kapuas merupakan kabupaten penghasil padi terbesar di Kalimantan Tengah.
Adanya sistem resi gudang bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan menjamin serta melindungi kepentingan petani secara khusus dalam hal meningkatkan perekonomian daerah,”kata Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat melalui Pj Sekda Kapuas Andres Nuah.

Sementara itu Kepala BAPPEBTI Kementerian Perdagangan RI Tjahya Widayanti menjelaskan tujuan dilakukan kunjungan kerja untuk memberikan secara langsung surat persetujuan gudang Sistem Resi Gudang (SRG) yang nantinya gudang tersebut akan digunakan untuk menyimpan barang maupun hasil panen petani.

“Diharapkan agar gudang tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat maupun petani,”harapnya.

Dalam kunjungan kerja tersebut juga dilakukan audiensi Pemerintah Kabupaten Kapuas Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Provinsi Kalteng Aster Bonawaty bersama Badan Pengawas Pedagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) Kementerian Perdagangan RI sekaligus penyerahan persetujuan pengelolaan gudang SRG Koperasi Unit Desa (KUD) Terusan Jaya Kabupaten Kapuas. (ujang/ery-SB).

Check Also

Gathering Bersama Petani, Bank Kalsel Berkomitmen Dukung Program Ketahanan Pangan

JORONG, SuaraBorneo.com – Bank Kalsel kembali gelar gathering bersama petani dan stakeholder di di Balai …