139 Peserta Ikuti Kontes Durian ke-7 Digelar Pemkab Sanggau

SANGGAU, SuaraBorneo – Pemerintah Kabupaten Sanggau melaksanakan Kontes Durian dan Bursa Buah Lokal bertempat di Terminal Bus Sanggau yang dihadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi S.IP., M.Si., Sekda Kabupaten Sanggau Ir. Kukuh Triyatmaka, Anggota Forkompimda Kab. Sanggau, Kepala OPD Kab. Sanggau, Ketua PKK Kab. Sanggau Ny. Arita Apolina, Kadis Pertanian Prov. kalbar Ir. Florentinus Anum, M.Si., Perwakilan Petani Kab. Landak dan Sekadau, Kadis Pertanian Kab. Sekadau, serta seluruh para tamu undangan, dan petani yang ada di Kab. Sanggau, Sabtu,(8/2/2020).

Kontes Durian ini merupakan kegiatan rutin tahunan Pemkab Sanggau, yang mana ini merupakan yang ke 7 kalinya semenjak tahun 2013, dan pertama kalinya kali ini dilakukan di Ibu Kota Kabupaten. Adapun tujuan dari dilaksanakannya konter durian ini adalah untuk mencari varietas durian yang baru, sehingga Kab. Sanggau selalu memiliki varietas unggulan. Seperti yang kita ketahui, 8 dari 10 varietas durian yang sudah di akui oleh Kementerian Pertanian itu dari Kab. Sanggau. Hal tersebut sejalan dengan apa yang di sampaikan oleh Ketua Panitia Ir. H. John Hendri, M.Si.

“Hari ini kita melaksanakan Kontes Durian yang mana ini merupakan agenda rutin tahunan kita. Pada hari ini kita melaksanakan kegiatan yang ke 7 kalinya yang dilakukan setiap tahun secara berturut-turut. Adapun tujuan kita melaksanakan kontes ini, kita ingin mencari varietas baru yang kemudian akan kita bikin bibitnya,sehingga mana yang terbaik nanti akan kita kembangkan pohon nya, akan kita tanam kembali.Pada hari ini peserta yang ikut kontes sangat banyak sekali, dari berbagai kecamatan bahkan Kabupaten ikut meramaikan. Tercatat sebanyak 139 peserta yang mengikuti kontes durian pada hari ini,”Ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kadis Pertanian Prov. Kalbar menegaskan, bahwa kontes durian ini sebenarnya wajib dilakukan oleh seluruh Kabupaten/Kota, agar Buah Durian yang memang buah asli dari Indonesia ini semakin di akui dan di kenal oleh negara-negara lain, sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat kita khususnya yang ada di pedalaman.

“Pemerintah provinsi Kalimantan Barat memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kabupaten Sanggau, khususnya kepada Bapak Bupati dan jajarannya, karena telah melaksanakan kontes ataupun festival buah-buahan lokal khususnya durian di Kabupaten Sanggau. Kepada kabupaten lain ini suatu kewajiban sebenarnya untuk kita bisa melaksanakan kegiatan kontes ataupun festival, bagaimana kita mengangkat buah buah lokal di Kalimantan Barat ini supaya bisa memberikan suatu dampak terhadap pendapatan masyarakat kita di Kalimantan Barat khususnya Masyarakat pedalaman. Kemudian Durian ini betul berasal dari salah satu daerah di Negara kita Indonesia, karena buah ini hanya hidup di negara tropis dan kemudian orang seluruh dunia makan durian. Orang Timur dan Barat sangat menggemari Buah Durian, tetapi buah ini tidak tumbuh di barat, tidak hidup di timur, hanya ada di tropis. Oleh karena itu kita harus berbangga dan berterima kasih pada Tuhan, kemudian kepada nenek moyang kita karena di generasi ini kita masih mengolah atau menjual durian yang ditanam oleh nenek moyang kita.” Ungkapnya.

Kemudian Bupati Sanggau menegaskan kembali kepada seluruh masyarakat Kab. Sanggau untuk mempertahankan varietas dan bibit asli buah durian yang ada di Kab. Sanggau. Terutama Durian Serombut yang sudah memiliki sertifikat dan di akui oleh Kementerian bahwa Durian Serombut adalah Durian Varietas unggulan yang dimiliki Indonesia.

“Sebagaimana yang sudah dilaporkan oleh ketua panitia, demikian juga dewan juri sudah mengatakan, dari bapak Kadis Provinsi dan teristimewa itu diungkapkan oleh Bapak Gubernur juga Ketika saya menghadiri kontes durian yang disampaikan dalam waktu 2 tahun lalu di Pontianak dan Durian Serumbut kita menjadi durian yang diandalkan memang akhir-akhir ini. Orang banyak menanam durian yang berasal dari kampung tetangga kita dan itu adalah durian yang mereka teliti dan mereka kembangkan namun mudah-mudahan ke depan dengan varietas lokal yang kita punya itu adalah varietas yang lebih asli.”

“5 tahun terakhir ini atau 10 tahun terakhir ini dengan diizinkannya pohon durian di tebang kita pun semangat menebang pohon durian hingga sekarang ada daerah yang dulunya banyak durian sekarang sudah kurang, dengan banyaknya perkebunan banyak juga buah-buah kita mulai berkurang. Untuk itu saya meminta kepada masyarakat Sanggau kalau kalian masih punya tanah jangan semuanya dihabiskan untuk tanaman semusim. Tapi tolong ditanam juga buah lokal kita, jangan takut menanam. Kepada Kadis saya minta segera mengorganisir, Karena saya dengar ketika panen melimpah banyak durian-durian kita yang di tendang tendang di tempat orang,” Tegasnya. (*/bry)

Check Also

TNI-Polri Edukasi Warga Kecamatan Nanga Taman Terapkan Protokol Kesehatan

SEKADAU, suaraborneo.com – Jajaran Kepolisian terus melakukan patroli dan berupaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan menghimbau …