HPN 2020 Peduli Lingkungan, Presiden Jokowi Tanam Pohon Mersawa di Kalsel

BANJARBARU, SuaraBorneo  – Presiden Joko Widodo Resmikan Kebun Bibit Desa (KBD) dan Taman Spesies Endemik Indonesia di Kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropika, Perkantoran Pemprov Kalsel di Banjarbaru, bertepatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalsel.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo juga meresmikan Kebun Bibit Desa (KBD) di Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Selain KBD, Presiden Joko Widodo juga meresmikan Taman Spesies Endemik Indonesia, Sabtu (8/2/2820).

Kegiatan peresmian ini adalah sebagai
permulaan dari kegiatan pembangunan KBD di Kalimantan Selatan. Rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) di lahan kritis, lahan kosong atau tidak produktif merupakan salah satu upaya pemulihan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang kritisnya.

Salah satu kegiatan untuk
mendukung program RHL dengan pemberdayaan masyarakat adalah pembangunan Kebun Bibit Desa
(KBD). KBD dimaksud untuk menyediakan bibit tanaman kayu-kayuan atau tanaman Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan sekaligus mendukung pemulihan fungsi dan daya dukung DAS.

Pembangunan KBD merupakan kegiatan pendukung untuk menyukseskan kegiatan RHL, berupa penyediaan bibit tanaman yang tersebar sampai dengan tingkat desa atau kelurahan. Kebun bibit ini bertujuan untuk memperbanyak tempat-tempat penyediaan bibit yang dapat dengan mudah diakses
oleh masyarakat di desa, sekaligus sebagai upaya pemberdayaan masyarakat melalui perluasan
kesempatan kerja Pembangunan KBD dilaksanakan secara swakelola oleh KLHK bersama kelompok masyarakat atau kelompok tani.

Bibit hasil KBD digunakan untuk merehabilitasi hutan dan lahan kritis
dan kegiatan penghijauan lingkungan. Melalui RHL, manfaat yang dapat diperoleh antara lain nilai ekonomis yang berasal dari HHBK berupa kayu, getah, buah, daun, bunga, serat, pakan ternak, yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.

Kemudian, RHL sekaligus dapat menyerap tenaga kerja, dan mengurangi tingkat kemiskinan, serta hasi RHL dapat menurunkan emisi karbon.

KBD di Provinsi Kalimantan Selatan berjumlah 83 unit yang tersebar di 10 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) di 9 Kabupaten di wilayah Kalimantan Selatan.

Masing-masing KBD dapat memproduksi bibit sebanyak 40.000 batang dengan jenis antara lain sengon, karet, jengkol, durian, petai, kopi, dan sebagainya.

Kegiatan peresmian ini juga bertepatan dengan periode tanam di musim penghujan. Di Taman Spesies Endemik Indonesia, Presiden Joko Widodo  menanam pohon Mersawa (Anisoptera marginata Korth.), sebagai simbol sekaligus meresmikan Taman Spesies Endemik Inonesia.

Terkait dengan Taman Spesies Endemik Indonesia berada di areal bundaran kompleks perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan seluas ± 5 Hektare yang akan ditanam 85 tanaman spesies endemik yang berasal seluruh Indonesia antara lain Ulin, Tengkawang, Jeumpa, Matoa, Kepel, Mortolu dan sebagainya.

Peresmian KBD dan Taman Spesies Endemik Indonesia termasuk dalam rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional tahun 2020. Kegiatan ini dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Komunikasi dan Informatika, Gubernur Kalimantan Selatan, Ketua
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) seluruh Indonesia. Turut hadir pula jajaran Pimpinan Tinggi KLHK, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK di Kalimantan Selatan, kelompok tani KBD, tokoh masyarakat, pelajar, serta para pemerhati kehutanan. (ans/ad)

Check Also

Perbatasan Dinilai Rawan Penyeludupan Narkotika

ENTIKONG, SuaraBorneo – Tidak bisa di pungkiri lagi daerah perbatasan merupakan wilayah yang sangat rentan …