Dinsos, BPNT 2020 Naik Jadi Rp 150 Per KK

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Program pemerintah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) naik menjadi Rp 150.

Hal ini dikatakan, Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah, Budi Santoso kepada wartawan usai Sosialisasi Program Sembako Tahun 2020 Dan Evaluasi Pembaharuan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dihadiri camat, kades dan TKSK kecamatan di Aula Dinas Perdagperinkop Dan UKM Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas, Selasa (11/2/2020).

Menurutnya, kenaikan itu adalah nilai uang pada 2020 ini. “Dari Rp 110 menjadi Rp 150 per KK,”katanya.

Artinya, imbuhnya, bervariasi. Dari semula nilai uang Rp 110 hanya bisa untuk belanja beras dan telur.

Sedangkan, Rp 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat membelanjakan beras, telur, sayur sayuran juga ayam.

Meski begitu, jika belanja gula pasir dan minyak goreng tidak boleh, karena bukan produk lokal. Katakanlah, misalnya warung atau agen menjual kacang-kacangan atau ayam itu boleh.

Kemudian, lanjutnya, terkait pembaharuan data BPNT boleh anggaran dana desa untuk pendataan warga miskin, dan memang ada regulasinya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan menjelaskan, terkait penyaluran program BPNT di Kabupaten Kapuas hingga Desember 2019 sudah berjalan 90 persen.

“Penyaluran BPNT itu ke 1.064 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada 74 agen,”terang mantan Camat Bataguh ini.

Tahun 2020, tambahnya, Dinsos Kapuas kembali melakukan verifikasi dan penyesuaian data KPM dan penambahan quota. (ujang/ery-SB).

Check Also

DPRD Menyetujui Raperda Perubahan APBD 2020 Sebagai Perda

SEKADAU, suaraborneo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) …