Lestarikan Budaya, BKIPM Entikong Gunakan Pakaian Adat Tradisional Setiap Selasa

Caption foto : Foto bersama pegawai BKIPM Entikong menggunakan pakaian adat tradisional setiap hari selasa dalam menjaga rasa nasionalisme dan keutuhan NKRI. Selasa,(3/3/2020).

ENTIKONG, SuaraBorneo – Sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan oleh Menteri dan Kelautan Republik Indonesia nomor B-775/MEN-KP/XII/2019 tentang penggunaan pakaian adat di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan sehubungan pencanganan gerakan selasa berkebaya oleh kementerian koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Entikong,Kabupaten Sanggau sudah menggunakan pakaian adat tradisional setiap hari selasa sejak bulan Desember tahun 2019 lalu.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan rasa Nasionalisme dan menjaga Bhineka Tunggal Ika kepada masyarakat khususnya di wilayah perbatasan Indonsia Malaysia Kecamatan Entikong,Kabupaten Sanggau.

Pasalnya wilayah perbatasan Indonesia Malaysia Kecamatan Entikong,Kabupaten Sanggau merupakan salah satu branda depan NKRI di Provinsi Kalimantan Barat.

“Menggunakan pakaian adat tradisional setiap hari selasa oleh BKIPM Entikong ini bertujuan untuk melestarikan adat dan membangun rasa nasionalisme serta menjaga Bhineka Tunggal Ika dan keutuhan NKRI,” ungkap M.W Giri Pratikno Kepala Kantor BKIPM Entikong. Selasa, (3/3/2020).

“Ini berlaku untuk seluruh BKIPM yang ada di Indonesia,” ujar Giri.

Dengan menggunakan keberagaman pakaian adat tradisional setiap hari selasa oleh BKIPM Entikong diharapkan dalam membangun rasa nasionalisme dan menjaga keutuhan NKRI bisa tetap terjaga. (BRY)

Check Also

Nadjmi Adhani: DHC-45 Banjarbaru Pelopor Penerapan Perwali Nomor 20 Tahun 2020

BANJARBARU,SuaraBorneo.com – Nadjmi Adhani Walikota Banjarbaru mengajak segenap pengurus Dewan Harian Cabang Badan Penerus Pembudayaan …