105 orang WNI Pmi Ilegal di Deportasi dari Malaysia

Caption foto : 105 Warga Negara Indonesia bermasalah yang menjadi PMI non prosedural di Deportasi dari Malaysia dipulangkan ke tanah air melalui PLBN Entikong pada kamis sore. Jumat, (6/3/2020).

ENTIKONG, SuaraBorneo – Sebanyak 105 orang Warga Negara Indonesia bermasalah saat berada di Negara Malaysia dipulangkan ke tanah air melalui branda depan NKRI Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau pada kamis sore. Jumat, (6/3/2020).

WNI yang di pulangkan tersebut rata rata bermasalah karena bekerja secara ilegal atau non prosedural tidak memiliki dokumen keimigrasian seperti paspor, vissa kerja atau permit, kasus narkoba dan Judi online.

Dari 105 orang WNI tersebut terdiri dari 85 orang laki laki dan 20 orang lainnya perempuan yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia mayoritas berasal dari Kalimatan Barat 42 orang, Jawa Timur 17 orang, Jawa Tengah 4 orang, Jawa Barat 3 orang, NTT 2 orang, NTB 3 orang, Banten 1 orang, Riau 1 orang,
Sulawesi Selatan 21 orang, Gorontalo 1 orang, Sulawesi Barat 5 orang, Sulawesi Tenggara 1 orang, Sumatera Utara 1 orang, Kalimantan Tengah 2 orang dan Sumatera Selatan 1 orang.

“Kami dari KJRI di Kuching ikut mendampingi para WNI kita yang bermasalah di Malaysia untuk dipulangkan ke tanah air lewat PLBN Entikong dan kita serahkan kepada P4TKI Entikong dan nanti di serahkan kepada Dinas Sosial Kalimantan Barat yang memfasilitasi proses pemulangan mereka ke kampung halaman masing masing,” Jelas Roni Fajar Purba Staf Teknis Imigrasi KJRI Kuching.

“Hari ini kita pulangkan sebanyak 105 orang WNI yang bermasalah tidak memiliki dokumen keimigrasian seperti paspor dan vissa kerja serta ada juga kasus narkoba,” ungkapnya.

Ia menambahkan bagi WNI yang ingin bekerja diluar negeri seperti Negara Malaysia wajib sesuai prosedur sehingga saat bekerja di liar negeri kemanan dan kenyamanan dapat terjamin. (BRY).

Check Also

Buat Postingan Tidak Terpuji Soal Banjir, Panji: Itu Bukan Relawan Saya

MELAWI, SB – Menjelang perhelatan pilkada 2020 banyak cara untuk menjatuhkan lawan belakangan ini salah …