Desa Palingkau Jaya Wakili Kapuas Lomba IVA Tingkat Provinsi

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dibawah pimpinan Ary Egahni Ben Bahat, SH, dalam mencegah Kanker Serviks melalui Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) test di apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, dengan terpilihnya TP PKK Kecamatan Kapuas Murung dalam hal ini diwakili oleh Desa Palingkau Jaya mengikuti lomba IVA test tingkat Provinsi.

TP PKK Kecamatan Kapuas Murung masuk tiga besar dan akan bersaing dengan Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kota Waringin Timur untuk meraih Juara Satu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Sebelumnya, Tim penilai lomba IVA test yang diketuai oleh Yulga Suzana dari tim verifikasi Kelompok Kerja (Pokja) IV TP PKK Provinsi Kalteng beserta rombongan kedatangannya diterima oleh Wakil Ketua TP PKK Hj. Asmah Nafiah Ibnor didampingi Sekretaris TP PKK Agusthe Andres Nuah beserta anggota TP PKK Kabupaten Kapuas lainnya, di Rujab Wakil Bupati Kapuas.

Kemudian, setelah dilakukannya acara ramah tamah, Tim penilai Verifikasi Lapangan Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test Tingkat Provinsi langsung berkunjung dan melakukan kegiatan penilaian IVA test yang dipusatkan di Balai Desa, Desa Palingkau Jaya, Kecamatan Kapuas Murung, Rabu (06/03/2020).

Kedatangan rombongan disambut oleh Camat Kapuas Murung Joni Susilo beserta Isteri selaku Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Palingkau Jaya Lambang Jaya beserta Ketua TP PKK Desa dan jajaran. Setelah itu, disambut pula dengan Tarian Rejang Kusuma Dewa oleh Warga Hindu Bali Desa Palingkau Jaya. Tampak hadir, Unsur Tripika Kecamatan Kapuas Murung, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Kapuas Murung, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para undangan lainnya.

Tim penilai Lomba IVA Test Provinsi Kalteng Yulga Suzana menyampaikan, Lomba Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test merupakan lomba terkait pelaksanaan Test Deteksi Dini Kanker Serviks. Lomba tersebut dilaksanakan setiap setahun sekali dalam rangka Kesatuan Keluarga Berencana (KB) dan Hari Kesatuan Gerak PKK sendiri, yang merupakan bentuk apresiasi pada kader PKK yang telah bekerja keras mengimplementasikan program pokok PKK di lapangan.

Terkait Lomba IVA Test sendiri, lanjut Yulga, tim penilai akan melihat pelaksanaan di lapangan. Pasalnya, tim penilai sebelumnya telah mendapatkan lampiran secara administrasi dari TP PKK Kabupaten. “Untuk kami akan melakukan verifikasi terkait laporan yang disampaikan, apakah memang sesuai kondisi di lapangan atau tidak,”katanya.

Camat Kapuas Murung, Joni Susilo menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Tim Penilai dari Provinsi yang sudah berkenan hadir berkunjung ke Kecamatan Kapuas Murung, khususnya Desa Palingkau Jaya. Ia mengatakan, Pemerintah Kecamatan Kapuas Murung secara teknis akan terus berupaya, memotivasi serta memfasilitasi setiap kegiatan yang ada di desa.

“Selain kami berharap menjadi juara, kami tetap akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik, meningkatkan cakupan pemeriksaan yang sudah kita capai selama ini, khususnya meningkatan cakupan pemeriksaan IVA ini,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Palingkau Jaya mengatakan sejak tahun 2019 sudah menghimbau kepada semua Ketua RT dan warga desa khususnya para bapak untuk mendorong isteri masing-masing, paling tidak setahun sekali memeriksa diri guna mencegah Kanker Serviks. “Alangkah baiknya kita mencegah sebelum sakit. Untuk itu saya berterima kasih kepada Bapak Camat yang sudah membantu kami dan seluruh jajaran sehingga ibu-ibu khususnya di desa kami sadar akan pentingnya pemeriksaan dini Kanker Serviks,”terangnya.

Ditempat yang sama, Ketua TP PKK Kecamatan Kapuas Murung Rusna Hendrayani menjelaskan, pihaknya sudah mensosialisasikan khususnya Program Kolak IVA (Kolaborasi Pelayanan KB dan IVA), bekerja sama dengan Puskesmas Palingkau dan Puskesmas Palangkau. “Kami telah membuat kesepakatan MoU tentang deteksi dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara dan seluruh Ketua TP PKK Desa turun langsung ke masyarakat dalam mensosialisasikannya,”terangnya.

Ketua TP PKK Desa Yerri Selvie dalam laporannya mengatakan bagi para wanita yang sudah menikah dan dalam usia subur harus wajib mengikuti program yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan yaitu mengikuti IVA. Untuk tahun 2020 yang memeriksakan IVA meningkat menjadi 119 orang dibandingkan dengan tahun 2019 yang hanya 26 orang.

“Kami sangat senang dan bangga karena di desa kami baik para kader, bidan dan kader lainnya aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kami memiliki Duta IVA, yang mana Duta IVA ini harus rajin periksa IVA dan selalu mengajak masyarakat untuk periksa IVA,”ucapnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Bupati : Atasi Karhutla, Presiden Dan Menteri Tertarik Inovasi SPA

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyampaikan inovasi …