2 Pelaku dari Jakarta Bawa Sabu 4,97 Kilogram Berhasil Diringkus Ditresnarkoba Polda Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo – Ditresnarkoba dan jajaran Polda Kalsel gelar operasi “Antik Intan 2020” dengan sasaran kejahatan peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

Khusus Ditresnarkoba Polda Kalsel dari hasil operasi kewilayahan “Antik Intan 2020” selama 14 hari, 21 Februari – 5 Maret 2020, digelar dalam konferensi pers, Senin (9/2/2020) di Loby Mapolda Kalsel.

Terungkap kasus narkoba 31 kasus terdiri dari 12 kasus TO berhasil 100 persen dan giat rutin 19 kasus, tersangka 43 orang (laki-laki 42 orang, perempuan 1 orang), barang bukti sabu 5.565,66 gram, ekstasi 67 butir dan serbuk 1,87 gram, merk happy five 1.000 butir.

Menarik jaringan LP Teluk Dalam, kejadian Senin 2 Maret 2020 pulul 20.00 Wita, TKP terminal kedatangan Bandarmasih, jumlah barang bukti 4.970 gram / 4,97 kilogram.

Tersangka 4 orang M.M alias Lana (20) berasal dari Kemayoran Jakarta, G.R alias Popo (16) dari Jakarta, S.H alias Hadi (38) dari Banjarmasin, keempat M.R.S alias Kiki alias Cacing (32). Banjarmasin.

Dirresnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Iwan Eka Putra SIK mengatakan, pelaku melakukan pengiriman dari Jakarta ke Surabaya lewat jalur darat, dilanjutkan menggunakan kapal laut.

“Setelah mendapatkan informasi ciri-ciri pembawa narkoba jenis sabu, pelaku Lana dan Popo naik kapal motor Kirana IX, setelah turun 2 pelaku langsung diamankan dengan barang bukti sabu sebanyak 5 paket,” ungkapnya.

Kombes Pol Iwan Eka Putra menambahkan, selanjutnya dilakukan pengembangan dengan menangkap penerima barang an. Supian dan pemesan dari Lapas Teluk Dalam an. Cacing.

“Keempat pelaku dijerat Pasal 132 ayat (1) dengan ancaman penjara diatas lima tahun sub Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) dengan ancaman penjara 5 tahun dan maksimal hukuman mati, UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Narkoba,” pungkasnya. (ad-sb)

Check Also

Bupati : Atasi Karhutla, Presiden Dan Menteri Tertarik Inovasi SPA

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyampaikan inovasi …