320 Cakades se-Kabupaten Sanggau Ikut Deklarasi Damai

SANGGAU, SuaraBorneo – Pusat Kajian dan Keilmuan Pojok Si Gondrong bersama Polres Sanggau dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Sanggau pada Kamis (12/3) pagi menggelar dialog dan deklarasi damai Calon Kepala Desa (Cakades) se-Kabupaten Sanggau jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sanggau Paolus Hadi, S. IP, M. SI, Pemateri Eka Hendri dari Akademisi IAIN Pontianak, Plt Sekretaris DPM Pemdes Sanggau Alian, Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau yang diwakili Jaksa Fungsional Muhammad, Kapolres Sanggau yang diwakili Kasat Bimas Polres Sanggau Iptu Priyono, Dandim 1204/Sgu diwakili Pasi Intel Kodim 1204/Sgu Kapten. Saiful Husna serta Kades se-Kabupaten Sanggau.

Sebanyak 320 Cakades se-Kabupaten Sanggau hadir pada acara yang dibuka langsung oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi di Gedung Pertemuan Umum (GPU).

Bupati Sanggau Paolus Hadi dalam sambutannya berpesan kepada seluruh calon kepala desa yang akan mengikuti pemilihan kepala desa 01 April mendatang untuk lebih mengenal desa yang akan dipimpinnya.

“Jangan jadi Calon Kades tapi tak kenal Desanya. Kalau sudah kenal dengan sangat mendalam pasti hatinya untuk Desa itu,” ujar Bupati Sanggau.

Paolus Hadi juga mengingatkan Kepada Calon Kepala Desa untuk berhati-hati menggunakan media sosial. Jika media sosial digunakan dengan benar tentu akan sangat berguna.

“Makanya saya sering bilang kenali masalah dan tahu apa yang perlu kita bicarakan. Jangan tidak tahu masalah tapi berkomentar ujung-ujungnya jadi bumerang. Intinya bermedia sosiallah dengan bijak,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Sanggau Iptu Priyono dihadapan para Calon Kepala Desa meminta mereka untuk menjaga situasi Pilkades yang aman dan kondusif. Hindari hal-hal yang dapat memicu perselisihan.

“Jangan melakukan hal-hal seperti intimidasi ataupun tekanan-tekanan terhadap suatu kalangan masyarakat untuk memenangkan Pilkades. Ikutilah proses Pilkades secara jujur agar menghasilkan Kepala Desa yang pro kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kepada masyarakat, Iptu Priyono mengajak untuk berperan aktif menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing serta tidak mudah terpancing dengan isu yang dapat memecahbelah antar sesama masyarakat.

“Pilkades ini adalah pesta kita sebagai mayarakat desa. Kita gelar dengan penuh suka cita, penuh kedamaian, karena kita semua ini saudara, kita jaga betul situasi yang aman di wilayah kita,” pesannya.

Salah satu Cakades, Mulyadi mengatakan pesan dari Pa Bupati Sanggau agar para Cakades lebih mengenal karakter Desanya merupakan warning bagi para Calon Kepala Desa agar memahami kondisi Desa masing-masing sehingga diharapkan yang terpilih nanti bisa melaksanakan tugas dengan baik.

“Desa merupakan ujung tombak bagi pemerintah Kabupaten untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah,” ungkapnya.

Direktur Pusat Kajian dan Keilmuan Pojok Si Gondrong Kabupaten Sanggau, Sugeng Rohadi mengatakan sejatinya setiap kondisi adalah diciptakan. Termasuk kondisi yang aman dan damai. Pada track yang benar kondisi aman dan damai mesti diciptakan.

“Saya kira kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka menciptakan sebuah kondisi yang baik dalam berdemokrasi di kabupaten Sanggau pada tingkat desa. Ini adalah usaha bersama, baik kami selaku penyelenggara bersama dengan kepolisian dan dinas terkait maupun cakadesnya sendiri,” pungkasnya. (*/Bry)

Check Also

Buat Postingan Tidak Terpuji Soal Banjir, Panji: Itu Bukan Relawan Saya

MELAWI, SB – Menjelang perhelatan pilkada 2020 banyak cara untuk menjatuhkan lawan belakangan ini salah …