Penyeludupan 26 Unit Handphone Asal Singapura, Senilai Setengah Miliyar di Gagalkan Bea Cukai Entikong

SANGGAU, Suaraborneo.com – Saat melakukan pemeriksaan barang di Pos Lintas Batas Negara PLBN Entikong Kabupaten Sanggau, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Entikong Kabupaten Sanggau berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 26 unit handphone ilegal asal Negara Singapura yang di bawa oleh seorang wisatawan asal Pontianak Provinsi Kalimantan Barat.

26 unit handphone ilegal asal Singapura tersebut terdiri dari 22 unit Apple Iphone 11 Pro Max 512 GB, 4 unit Apple Iphone 11 Pro Max 256 GB dengan taksiran harga senilai Rp525.720.000.

“Modus yang digunakan pelaku untuk melakukan penyeludupan tersebut yakni dengan cara memisahkan unit telepon tersebut dari box yang di masukkan ke dalam koper dan tas ransel,” ungkap Ristola Nainggolan Kepala Kantor Bea dan Cukai Entikong. Kamis, (19/3/2020).

Selain itu, Bea Cukai Entikong juga melakukan penegahan terhadap 48 Kartu Identitas Lintas Batas (KILB) beserta kebutuhan masyarakat perbatasan berupa 36 kemasan produk makanan berupa Milo (1 kilogram) yang dibawa oleh seorang warga Kecamatan Entikong Terhadap KILB tersebut beserta kendaraan yang digunakan.

Atas perbuatan tersebut akan dilakukan pemblokiran atau tidak dilayani untuk beberapa waktu kedepan. Pasalnya, tindakan tersebut melanggar pasal 10B ayat (3), pasal 25 ayat (1) huruf m, dan pasal 25 ayat (3) UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Perubahan atas UU Nomor 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan. (Bry)

Check Also

Dampak Covid-19, Anggaran Peningkatan Jalan Status Provinsi di Sanggau Terpangkas

SANGGAU, SB – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalbar yang dipimpin H Subhan Nur menemui …