Tangani Pasien Covid-19, Tenaga Medis Dapat Insentif dari Pemprov Kalsel

BANJARMASIN, SuaraBorneo.com – Sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para tim medis menangani para pasien Covid-19 di Kalsel di garis terdepan, maka Pemprov Kalsel memberikan insentif khusus. ⁣

Insentif diberikan kepada 60 orang tenaga medis RSUD Ulin Banjarmasin, yang sejak awal menangani Covid-19 di Kalsel. Mereka adalah dokter, perawat, petugas kebersihan, dan staf pengadministrasi. ⁣

Besarannya Rp 155.000 per hari per orang, terhitung dari tanggal 20 Maret hingga 14 hari ke depan. Insentif tersebut murni berasal dari APBD Kalsel. ⁣
⁣Insentif diserahkan langsung Ketua Harian Gugus Tugas Pencegahan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Kalsel, H Wahyuddin, yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov Kalsel di kantor BPBD Kalsel, Kamis (26/3/2020) pagi.⁣

Selain insentif juga diserahkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk tim medis yang bekerja untuk penanganan pasien Covid-19 di RSUD Ulin.⁣

Penyerahan insentif dalam bentuk uang tunai diterima H Muhammad Syah Jehan, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin. Pemberiaan insentif tersebut akan diperpanjang jika kasus Covid-19 di Kalsel masih belum tuntas.⁣

Selain dari APBD Kalsel, para tenaga medis di atas juga bakal mendapatkan insentif khusus dari Presiden Joko Widodo yang nominalnya lumayan besar. ⁣

Rinciannya, dokter spesialis mendapat Rp 15 juta per bulan, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya Rp 5 juta. Selain itu, akan ada santunan kematian sebesar Rp 300 juta bagi tenaga medis yang meninggal karena tertular corona.⁣

Insentif tsb diberikan tiap bulan, dan hanya diberikan kepada tenaga medis yang bekerja di wilayah yang telah menyatakan tanggap darurat seperti Kalsel. (rls/ad)

Check Also

Bupati : Atasi Karhutla, Presiden Dan Menteri Tertarik Inovasi SPA

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM MT menyampaikan inovasi …