Bikin SIM di Sanggau Wajib Tes Psikologi

SANGGAU, SuaraBorneo.com – Pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) baik yang akan memperpanjang masa berlaku, maupun membuat baru diwajibkan untuk mengikuti tes kesehatan rohani atau tes psikologi. Tes untuk SIM semua golongan ini mulai diterapkan di Kabupaten Sanggau, Jumat (17/4/2020).

Kasat Lantas Polres Sanggau AKP Anne Tria Sefyna mengatakan, aturan ini berdasarkan UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan, UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Polri dan Peraturan Kapolri Nomor 9 tahun 2012 tentang SIM.

“Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sanggau yang cukup sering juga menjadi pertimbangan untuk menerapkan tes psikologi,” kata Anne.

Dijelaskan, tes psikologi itu meliputi kemampuan konsentrasi, kecermatan, pengendalian emosional diri, kemampuan menyesuaikan diri, stabilitas emosi dan tingkat ketahanan kerja.

Anne menyampaikan, tes psikologi dilakukan oleh pihak ketiga (Psikolog) yang ditunjuk Ditlantas Polda Kalbar. “Dengan tes tersebut diharapkan bisa menekan kecelakaan lalu lintas karena yang diberikan izin mengemudi adalah pemohon yang betul-betul sehat jasmani dan rohaninya,” tandasnya.(Bry)

Check Also

Nyaman Beribadah, Bank Kalsel Bantu Renovasi Mushola

BARABAI, SuaraBorneo – Dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan menjadikan …