Musrenbang : Bupati Minta OPD Realistis Prioritaskan Kegiatan

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2021 di Aula Kantor Bappeda Kuala Kapuas, Senin (20/4/2020) pagi.

Musrenbang tingkat kabupaten ini dibuka secara langsung oleh Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, dan dirangkai dengan Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Terhadap Substansi Rancangan RKPD Tahun 2021 yang ditandantangani oleh empat orang perwakilan yaitu Wakil Ketua I DPRD Kapuas Yohanes, ST, Pj. Sekda Kabupaten Kapuas H. Masrani, Camat Selat Noor Rahman, dan Tokoh Agama J. S. Lamon.

Pemkab Kapuas menggelar Musrenbang dengan mengurangi jumlah peserta, mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi atau interaksi online, mengingat kondisi dan situasi saat ini dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di masing-masing daerah. Untuk itu, Musrenbang hanya dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan tetap melakukan jaga jarak.

Bupati Kapuas dalam sambutan dan arahannya mengatakan usulan APBD Kapuas melalui OPD yang telah diusulkan dan diakomodir harus di evaluasi kembali mana kegiatan yang harus di fokuskan dan diprioritaskan.

Untuk itu, Ben Brahim menegaskan perlu adanya perencanaan, harus berkoordinasi dengan Bapak atau Ibu Camat yang benar-benar mengetahui permasalahan yang ada di wilayah kecamatannya. Ia mengatakan, lakukan perencanaan yang baik, sudah tentu adanya perencanaan yang baik maka pelaksanaannya akan bertambah ringan, baik lebih lanjut dalam hal pengawasan dan pemeliharaan.

“Kita harus jeli dan banyak mendengar informasi dari Bapak dan Ibu Camat, apa sebenarnya kebutuhan utama di daerahnya, itu dulu yang kita kejar,”tegasnya.
Untuk OPD Ia meminta agar mengekspose satu-satu kegiatan mana yang lebih di prioritaskan, harus benar-benar realistis, jangan asal-asalan, karena semua harus bekerja sama, kerja cepat dan selalu koordinasi satu sama lain.

Terkait keadaan saat ini yaitu pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, ia menekankan agar semua pihak bergerak cepat, penjagaan harus semakin diperketat, apabila ada masyarakat yang yang tidak memiliki KTP asal wilayah Kabupaten Kapuas masuk ke daerah Kapuas , harus pulang kembali ke daerah asalnya kecuali dengan kondisi tertentu.

“Saya mengutamakan keselamatan masyarakat di Kabupaten Kapuas. Buat peringatan di jalan-jalan untuk menghindari Virus Corona yaitu tetap tinggal di rumah kecuali hal-hal yang sangat penting, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, selalu mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir, jara jarak dengan orang lain minimal satu setengah meter, jangan ke tempat kerumunan orang banyak dan jangan mengumpulkan banyak orang,” tuturnya. (hmskmf/ujang/ery-SB).

Check Also

Nyaman Beribadah, Bank Kalsel Bantu Renovasi Mushola

BARABAI, SuaraBorneo – Dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang sesuai dengan nilai-nilai Islam, dan menjadikan …