Angin Kencang Akibatkan Pendopo Makam Raja Mengkiang Ambruk

SANGGAU, SuaraBorneo.com – Pemakaman Raja Mengkiang di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau dikabarkan ambruk usai tertimpa pohon tumbang pada Sabtu (2/5) sore. Peristiwa tersebut diungkapkan Anang Banjar dalam salah satu postingannya pada salah satu laman media sosial (Medsos) Facebook, Minggu (3/5) siang.

“Assalamu’alaikumussalam. Wr. Wb. Kami informasikan kepada sanak manyadik khususnya di Kab. Sanggau. Bahwa Makam Raja Mengkiang. Situs Cagar Budaya Sanggau Ambruk ditimpa pohon pada hari Sabtu sore tgl. 02/5/2020.” Demikian tulis Anang dalam laman facebooknya tersebut.

Ketika dikonfirmasi, pemilik akun Facebook Anang Banjar, Anang Wahyudi mengatakan bahwa bangunan yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang berjumlah satu bangunan yakni bangunan pendopo makam saja.
“Hanya satu bangunan pendopo makam saja yang roboh akibat pohon tumbang. Kemarin sore hujan deras disertai angin kencang,” ungkapnya via aplikasi massenger.

Untuk sementara, lanjut dia, belum ada kegiatan gotong royong di lokasi kejadian. Kemungkinan pada Senin akan dilakukan gotong royong. Sejauh ini dirinya juga belum melaporkan kepada dinas terkait mengenai kejadian tersebut.

“Sementara belum ada kegiatan gotong royong, mungkin besok kami bergotongroyong. Masalah melaporkan ke dinas yang terkait yaitu pariwisata dan Dikbud belum ada, tapi saya ada memposting keadaan makam yang ambruk di facebook,” bebernya. (Bry)

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …