UMP Bantu Sembako dan Masker untuk Anak-anak Panti Asuhan

PALANGKA RAYA, SuaraBorneo – Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMP) terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat di masa penanggulangan Covid-19. Setelah mendata dan membagikan paket sembako untuk mahasiswa dan masyarakat terdampak, kini bantuan diarahkan ke anak-anak panti asuhan.

Aksi sosial berupa pemberian bantuan kebutuhan pokok dan lain-lain itu itu dibagikan kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Sholihin, Jalan G Obos 26, Palangka Raya. Penyerahan dilakukan langsung relawan UMP, di antaranya Gampang, Rahmat Riyadi, Yogi, Teriwasi, serta perwakilan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) dan Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UMP, Senin (4/5/2020).

Bantuan yang diterima langsung Ketua Pengurus yang juga pendiri Panti Asuhan Nurul Sholihin Siti Nursianti itu berupa beras 12 karung, mie instan, susu kotak, serta masker.

Rektor UMP Dr Sonedi MPd kepada awak media, mengungkapkan, pemberian bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari aksi sosial serupa yang mereka laksanakan sebelumnya.

“Sebelumnya kita sudah melakukan pendataan dan pemberian paket sembako untuk mahasiswa, dilanjutkan dengan masyarakat terdampak Covid-19. Kita juga melaksanakan pembagian masker untuk masyarakat pengguna lalu lintas. Sekarang, giliran anak-anak panti asuhan kita bantu kebutuhan pokoknya,”sebut Sonedi.

Dia menjelaskan, bantuan untuk anak-anak panti asuhan ini diberikan setelah pihaknya mendapat masukan dari para mahasiswa UMP yang melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah sekitar panti. Anak-anak panti asuhan ini dinilai perlu mendapat perhatian karena ikut terdampak penanggulangan Covid-19.

“Kita berharap apa yang kita lakukan ini bisa bermanfaat untuk anak-anak yatim piatu yang berada dalam binaan panti asuhan dan mendapat ridho dari Allah SWT. Juga semoga pandemi Covid-19 ini cepat selesai karena sangat berdampak untuk kita semua,”ujar Rektor.

Panti Asuhan Nurul Sholihin sendiri telah berdiri sejak 2017 lalu. Jumlah anak yatim piatu yang berada dalam pembinaan panti asuhan ini berjumlah 148 anak, di bawah pengelolaan 25 staf.

“Kami berterimakasih atas sambutan baik pengurus kepada relawan kami. Suasananya penuh haru, karena ternyata ibu pendiri panti juga alumni UMP angkatan pertama. Semoga silaturahmi ini dapat terus berjalan baik,”tambah Sonedi. (ujang/ery-SB).

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …