TNI-AD Salurkan Bantuan di Wilayah Terpencil Perbatasan

BENGKAYANG, SuaraBorneo.com – Kodim 1202/ Singkawang Kodam XII/ Tanjungpura mendistribusikan bantuan untuk warga terdampak covid-19 di daerah terpencil kawasan perbatasan RI-Malaysia di kecamatan siding kabupaten Bengkayang Kamis (7/5)

Penyaluran bantuan berupa beras bantuan pemerintah provinsi kalbar 11 ton menggunakan jalur udara helikopter.

Yang sulit di tempuh Karena akses melalui jalur darat menggunakan kendaraan baik roda dua dan Empat.

Sulit nya Medan melewati jalan dengan kondisi jalur tanah serta naik turun tanjakan ,membuat TNI harus menyortir kembali beras sebanyak 23 kali sebelum di salurkan kepada warga penerima langsug beras khusus di desa sungkung satu dan sungkung dua di kecamatan siding.

Kodim 1202 /Singkawang Letkol Arm Victor JL Lapulalan mengatakan salah satu peran TNI dalam upaya membantu pemerintah provinsi menyalurkan bantuan bagi warga terdampak covid-19 ke daerah terpencil sudah kami lakukan dengan penuh tanggung jawab kami dan kami selalu siap berada di tengah masyarakat.

“kodim 1202/ Singkawang kawal pendistribusian beras ke warga terdampak covid-19 sudah sesuai perintah pangdam XII/Tpr dan Danrem 121/Abw sebanyak kurang lebih 11 Ton”ungkap Letkol Arm Victor JL Lapulalan

Letkol Arm Victor JL Lapulalan mengaku banyak tantangan untuk pengiriman beras di jalur darat karena jalan kurang memadai.

“Kendala anggota dalam menyalurkan bantuan adalah infrastruktur jalan rusak dan belum ada sama sekali jalan aspal”jelas Victor JL Lapulalan

Melalui bantuan beras tersebut kodim 1202/ Skw berharap bisa bermanfaat dan menopang perekonomian warga di tengah wabah covid-19

“Saya sangat berharap Dengan bantuan beras pemerintah ini beban warga dapat di ringankan karena kita tahu wabah covid-19 yang saat ini melanda Indonesia “Letkol Arm Victor JL Lapulalan. (SR)

Check Also

Gereja Kristus Tersalib stasi Selalong 1 Diresmikan Uskup Sanggau

SEKADAU, suaraborneo.com – Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I Stasi Paroki Sekadau keuskupan Sanggau diresmikan …