OPD Salahgunakan Dana Tanggap Darurat Covid-19, Terancam Hukuman Mati

KUALA KAPUAS, SuaraBorneo – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Panahatan Sinaga menegaskan penyalahgunaan dana tanggap darurat Covid 19 terancam hukuman mati.

“OPD penerima dana tanggap darurat Covid 19 jangan main-main. Gunakan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,”tegasnya kepada wartawan di Posko Induk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Jalan Maluku Sabtu (9/5/2020).

Sinaga yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kapuas menjelaskan untuk dana tanggap darurat tahap I sebesar Rp. 56.409.535.125.

“Dana ini untuk delapan OPD lingkup Pemkab Kapuas atau Belanja Tak Terduga (BTT),”tandasnya.

Dikemukakan dari delapan OPD yang menerima dana tersebut ada dua OPD.

Oleh karena itu lanjutnya terkait penggunaan dana tanggap darurat penanganan Covid 19 di Kabupaten Kapuas semuanya harus benar-benar tepat sasaran sesuai penggunaannya.

“Kita berharap jangan nantinya di belakang hari muncul persoalan apalagi dalam aturan sudah ada mekanismenya sesuai aturan yang di berlakukan negara,”pungkas Sinaga. (ujang/ery-SB).

Check Also

Wabup Sintang Kunjungi Nanga Tebidah

SINTANG, suaraborneo.com – Wakil Bupati Sintang Askiman, didampingi Kepala Bappenda Kabupaten Sintang Abdul Syufriadi dan …